JAKARTA - Beberapa hari belakangan ini, sejumlah mantan menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I maupun menteri KIB II telah mengumumkan harta kekayaan mereka. Lalu kapan giliran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono?
“Iya, sampai sekarang sedang disusun jadwal dengan protokoler kantor masing-masing. Mengenai tanggalnya, kita masih menunggu,” ujar Wakil Pimpinan KPK M Jasin di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (26/1/2010).
Selain SBY dan Boediono, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun tak luput dari pantauan KPK. Komisi antikorupsi ini menegaskan segera mengundang JK.
“Akan kita undang ke sini, kecuali kalau dia mau di kantor yang baru. Tapi kalau Presiden di istana, kita yang ke sana, kecuali kalau sudah mantan,” pungkasnya.
Hari ini, tiga mantan menteri dan dua menteri telah mengumumkan kekayaannya. Mereka adalah mantan Menko Polhukam Widodo AS, mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Muhammad Yusuf Azhari, dan mantan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal. Serta dua menteri yaitu Menpera Suharso Monoarfa dan Menteri Pendidikan Nasional M Nuh.
Sebelumnya, ada sejumlah mantan menteri dan menteri yang lebih dahulu mengumumkan kekayaan mereka. Sebut saja mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, mantan Menkum HAM Andi Mattalatta, mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban.
(lsi)