Jalur roda dua di Suramadu (foto: Subairi)
BANGKALAN – Untuk kesekian kalinya, jalur roda dua Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang ada di sisi barat kembali ditutup. Langkah penutupan jalur menuju Pulau Madura tersebut, dikarenakan adanya perbaikan rutin dan pemasangan kabel listrik bertegangan tinggi.
Untuk sementara, kendaraan roda dua dialihkan menjadi satu dengan jalur roda empat, ditempatkan di lajur sisi kiri. Adanya pengalihan arus tersebut, dipastikan tidak akan mengalami kendala karena sudah diberi tanda atau rambu, termasuk pembatas yang terpasang di sepanjang Jembatan Suramadu.
“Penutupan jalur roda dua bersifat sementara, paling tidak sampai pertengahan bulan depan. Itu dikarenakan adanya aktivitas pemasangan kabel PLN tegangan tinggi,” ujar Kasubag Manajemen Lalu Lintas PT Jasa Marga Surabaya-Gempol Ade Kusuwan, Selasa, (26/1/2010).
Ade menjelaskan, aktivitas pemasangan kabel PLN sendiri diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Soalnya, listrik yang akan dipasok untuk kebutuhan Pulau Madura mencapai sekitar 400 megawatt, dengan pemasangan melintas di Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 Km.
Ditanya butuh waktu berapa lama? Ade menyatakan, diperkirakan penutupan jalur roda dua akan berlangsung hingga tanggal 20 Februari mendatang. Itu disebabkan oleh pemasangan kabel yang berukuran besar, dengan melibatkan puluhan pekerja dari pihak PLN.
“Itupun kalau tidak ada kendala lain, seperti cuaca sekitar. Mudah-mudahan semua berjalan lancar, sehingga jalur roda dua bisa kembali normal,” terangnya.
Ade memastikan kalau adanya penutupan jalur roda dua, tidak menjadi kendala berarti bagi pengguna jasa Jembatan Suramadu. Dia mengaku sudah menyiapkan jalur pengalihan secara khusus, dengan standar keamaanan dan kenyamanan yang memenuhi syarat.
“Meski dijadikan satu dengan jalur roda empat, saya kira tidak ada masalah karena sudah dilengkapi tali pembatas,” tambahnya.
Sementara itu, anggota komisi C DPRD Bangkalan, Mahmudi menyatakan rencana pemasangan kabel listrik tersebut sudah diketahui oleh pihak dewan, dan dipaparkan oleh perwakilan PLN saat hearing beberapa waktu lalu. Dia berharap, pekerjaan bisa dilaksanakan semaksimal mungkin, sehingga pelayanan kembali berjalan normal.
“Kalau dilihat dari kabel yang akan dipasang cukup besar, sangat masuk akal kalau butuh waktu lama. Cuma, kami meminta untuk bisa dipercepat,” ujarnya.
(Subairi/Koran SI/ram)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan