MANTAN Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji kembali berulah. Setelah sebelumnya dia mendapat teguran keras dari Mabes Polri terkait kehadiran menjadi saksi di sidang Antasari Azhar, kini Susno membuat geger masyarakat dengan testimoni.
Dalam “curhat” setebal 12 halaman yang dibagi dalam lima bab, Susno menjelaskan secara gamblang seluruh kasus yang pernah ditanganinya. Salah satu yang menarik perhatian yakni kasus Bank Century yang kini tengah dibahas di Pansus Angket Century DPR.
Tanpa basa-basi, Susno menyebut penyelidikan kasus Bank Century sempat dihentikan karena disinyalir akan menerabas salah seorang anggota KSSK yang tengah mencalonkan diri sebagai wapres yakni Boediono.
Fatalnya, saat itu mantan Gubernur Bank Indonesia itu sudah dinyatakan sebagai wapres terpilih dan tinggal menunggu pelantikan. Sehingga apabila penyelidikan dilanjutkan maka akan menimbulkan kehebohan.
Fakta ini pun mendapat rekasi beragam dari politisi maupun anggota angket Pansus Century. Sejumlah pihak meminta agar testimoni ini dijadikan masukan dan ditindaklanjuti pansus.
Jika ini benar ditindaklanjuti dan terbukti, maka akan berdampak besar bagi “keberlangsungan” Boediono di tubuh Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Pasalnya, mantan Gubernur Bank Indonesia saat itu menjadi salah seorang yang ikut bertanggung jawab dalam pengucuran dana Bailout Century Rp6,7 triliun.
Secara otomatis posisi Sri Mulyani juga terancam. Ani, panggilan Sri Mulyani, merupakan Ketua KSSK dan selaku penanggung jawab atas pengucuran tersebut.
Meski kedua orang ini bersikeras tidak tahu menahu atas penyalahgunaan uang tersebut, namun fakta berkata lain. Bahkan sejumlah pihak meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dihadirkan dalam pansus.
Bagi Fraksi PDI Perjuangan dan sejumlah fraksi nonkoalisi, pemanggilan tersebut dirasa sangat penting untuk memperjelas kasus tersebut. Karena meski mengaku sudah melapor ke Wakil Presiden Jusuf Kalla saat itu, hanya melalui pesan singkat.
Ani dikabarkan langsung terbang menuju luar negeri dan menyampaikan langsung ke SBY. Nah posisi inilah yang akan menjadi perhatian pansus Angket Century selanjut.
Namun sepertinya Pansus hanya bisa menghela nafas. Bagaimana tidak, suara partai koalisi lebih besar di dalam pansus tersebut. Alhasil, kesimpulan pansus pun dirasa tidak jauh dari penyelesaian secara politik, bukan hukum.
Alih-alih, fakta kebenaran pun tidak akan terungkap. Dan kasus ini akan tetap menjadi misteri dan terkubur dalam-dalam. Peristiwa ini mengingatkan penulis dengan peristiwa Watergate.
Di mana dua wartawan Washington Post, Bob Woodward dan Carl Bernstein secara tegas memaparkan pembobolan markas Partai Demokrat pada Juni 1972 yang ternyata melibatkan suruhan orang-orang Partai Republik, yang terkait langsung dengan sang Presiden Richard M. Nixon.
Apakah Susno akan menjadi tokoh seperti Mark Felt, orang di balik kejatuhan Presiden Richard Nixon dan juga penyuplai data bagi dua wartawan tersebut, kit tunggu saja kelanjutan drama Century di Pansus DPR.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.