BALIKPAPAN - Sekira 1.200 siswa SMA 5 Balikpapan, menggelar aksi mogok belajar. Aksi mogok belajar ini sebagai bentuk protes siswa atas mutasi tujuh guru di sekolah mereka.
“Aksi ini dilakukan murid-murid karena proses mutasi yang dilakukan Disdik tidak dikordinasikan dengan pihak sekolah dalam hal ini kepala Sekolah,” ujar Kuswndari guru PPKN SMA 5 Balikpapan.
Sementara siswa kelas III jurusan IPS Sultan Akbar menolak mutasi ini karena dianggap dapat mengganggu proses belajar siswa.”Sekarang mau dekat UAN jelas ini mengganggu proses belajar kami,” tandas Sultan.
Menurutnya, jika dilakukan pergantian guru-guru jelang UAN ini dikhawatirkan akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dalam proses penyampain materi.
Untuk menghindari aksi berlanjut, sejumlah perwakilan siswa masih melakukan dialog dengan pihak Disdik Kota Balikpapan. Kebijakan mutasi ini untuk pemerataan jam mengajar guru di lingkungan Disdik Kota Balikapapan agar seminggu mendapatkan jam mengajar 24 jam / pekan. Saat ini masih banyak guru yang mengajar hanya 10 jam per pekan.
Aksi siswa yang dilakukan di dalam sekolah SMA 5 ini hanya dipantau oleh sejumlah petugas Polsek Balikpapan Selatan.
Pihak guru tidak bisa berbuat banyak dengan aksi protes atas kebijakan mutasi guru oleh Dinas Pendidikan kota Balikpapan.
(fit)