getting time...

Puluhan Ayam di Sukabumi Mati Mendadak

Kamis, 28 Januari 2010 15:42 wib

SUKABUMI – Sebanyak 85 ekor ayam kampung milik sejumlah warga Kampung Anggayuda, Desa Pamuruyan, Kercamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mati mendadak.

Warga menduga, penyebab kematian hewan peliharaan tersebut akibat serangan virus Flu Burung. Namun untuk memastikannya, Dinas Peternakan (Disnak) setempat akan melakukan penelitian di lokasi kejadian Jumat besok.
 
Berdasarkan data birokrat setempat, kematian mendadak puluhan ayam kampung itu mulai terjadi sejak Selasa 26 Januari lalu, “Sesuai hasil pendataan, 85 ekor ayam yang mati itu milik 10 orang warga. Sejauh ini kami belum mengetahui penyebabnya,” ujar Plh Kepala Desa Pamuruyan Alan Sahlan kepada, Kamis (28/1/2010).
 
Diakui Alan, tidak menutup kemungkinan jumlah ayam mati ini akan terus bertambah dengan cakupan wilayah penyebaran yang meluas. Sebagai langkah awal, warga telah melakukan penguburuan terhadap bangkai-bangkai ayam.
 
Disamping itu, aparatur desa juga telah menerapkan status siaga dengan mengimbau setiap warga pemilik hewan peliharaan unggas untuk lebih pro aktif menanggapi kejadian kematian unggas secara mendadak.
 
Sementara itu, Kepala Sub Dinas Kesehatan hewan dan masyarakat veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Winda Sri Rahayu, mengaku belum mendapatkan laporan secara utuh mengenai peristiwa kematian puluhan ayam di desa Pamuruyan.
 
“Belum mendapatkan laporan secara resmi, tapi kami akan segera meresponnya dengan menurunkan petugas ke lokasi,” tegas Winda.

(Toni Kamajaya/Koran SI/teb)