tragedi sukhoi

Naik Gaji, Pejabat Negara "Ketiban Duren" Lagi

Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone
Jum'at, 29 Januari 2010 08:25 wib

JAKARTA - Mobil mewah sudah didapat, kini para pejabat tinggi negara siap menerima tambahan gaji sesuai yang telah diputuskan DPR.
 
Tak tanggung-tanggung, kenaikan gaji Presiden hingga ke level menteri diperkirakan mencapai 20 persen. Sedangkan DPR menyepakati kenaikan gaji pejabat negara hanya 5 persen.
 
Menurut pengamat politik LIPI Siti Zuhro, kenaikan gaji pejabat negara saat ini merupakan anggaran yang masuk dalam APBN periode sebelumnya. Karena, tidak mungkin anggaran tahun ini bisa langsung cair.
 
Kenaikan gaji pejabat negara, lanjut dia, merupakan rangkaian kontroversi dari pengadaan mobil dinas para menteri dan komputer di DPR. Jadi pejabat sekarang yang "ketiban durennya"?
 
"Ya, begitulah," kata Siti kepada okezone, Jumat (29/1/2010).
 
Seharusnya, pemerintah dan legislatif bisa membuat skala prioritas yang lebih prorakyat, termasuk masalah birokrasi dan SDM.
 
"Ini yang belum pernah dilakukan secara komprehensif," imbuhnya.
 
Karena itu, sebaiknya segera dibuat aturan yang mengatur tentang besaran dan periodisasi kenaikan gaji bagi para pejabat negara agar tidak menimbulkan kecemburuan untuk level di bawahnya.
 
"Negara kita sudah hampir 65 tahun yang mestinya sudah punya standar semacam itu," pungkasnya.
 

(lam)

  • ujang setiawan » 0 Tanggapan
    sedih dech aku,.......... PNS perawat juga harus naik donk, coba pikir ama pejabat yang di gedung DPR yang waktu sidang juga hanya manggut-manggut sambil tidur, seandainya perawat seluruh indonesia mogok kerja aja hanya satu hari, bagaimana nasib rakyat yang memerlukan pelayanan kesehatan, coba pikir wakil-wakil Rakyat, turun kelapangan, jangan enak-enak pake faasilitas rakyat
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Azis Farichin » 0 Tanggapan
    waduh.................. wadah.................. wadih................... lah terserah aja lah yang penting kita sebagai masyarakat kecil, mkn dan minum banting tulang sendiri. di dunia ini tdk ada yang adil......................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyu riyadi » 0 Tanggapan
    mending ketiban duren beneran aja...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Waldy » 0 Tanggapan
    Gaji pejabat dinaikan sedangkan masyarakat bertambah miskin. Bukan hanya miskin harta tetapi miskin ilmu sebab meskipun pemerintah telah membuat program wajib belajar 12 tahun tetap saja tidak berguna bagi masyarakat sebab yang dituntut oleh pemerintah sekarang ini adalah tenaga kerja yang memiliki ijazah sarjana,minimal DIII. dan masyarakat yang memilki ekonomi lemah terpaksa tidak bisa bersaing dengan yang lainnya sebab tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Mengapa dana yang dimasukkan dalam APBN untuk kenaikan gaji presiden dan pejabat tinggi itu tidak di masukkan dalam APBN untuk membantu anak2 yg orangtuanya tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang perguruan tinggi??...benar2 sangat disayangkan.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ngayodo » 0 Tanggapan
    Pejabatan negara naik gaji perlu dipertimbangkan, tapi pejabat negara ketiban duren beneran sangat setujuuuu!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.