SEMARANG - Ketakutan yang amat sangat dialami oleh Agung Verano (29) warga Jalan Kapuas V No 164 RT 4 RW 17 Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kabupaten Depok yang tinggal di Peterongan RT 1 RW 5 Semarang.
Agung terkejut ketika mengecek rekeningnya pada 22 Januari lalu di ATM Thamrin Square Semarang, saldonya berkurang Rp 2,5 juta. Padahal dia merasa tidak pernah mengambil uang di ATM sebelumnya.
Takut rekeningnya dibobol seperti yang terjadi di Bali maka dia pun langsung melaporkan ke Mapolresta Semarang Selatan.
Setelah diselidiki ternyata uangnya diambil seseorang dari ATM BCA Sriwijaya. Dari rekaman CCTV terungkap uang itu diambil oleh seorang perempuan yang memakai jilbab dan mengenakan helm tertutup.
"Agung Verano ternyata mengenali gerak-gerik dan postur tubuh pelaku sebagai istrinya sendiri yang bernama Maya," jelas Kasat Reskrim Polres Semarang Selatan, AKP Gandung Sarjito, Jumat (29/1/2010).
Ya, ternyata dari rekaman CCTV terlihat bahwa istri korban sendiri yang menguras uang Agung. Polisi pun langsung meringkus Maya dan dibawa ke Mapolresta Semarang Selatan.
Dalam penyidikan terungkap bahwa Maya mengambil kartu ATM dari dompet suaminya saat Agung sedang tidur. Maya berkata akan keluar sebentar membeli bubur untuk anaknya. Saat itulah Maya pergi ke ATM BCA Sriwijaya dan menguras rekening suaminya.
Setelah berhasil mengambil uang Rp2,5 juta Maya mengembalikan kartu ATM ke dompet korban saat Agung mandi. "Tersangka melakukan kejahatan itu karena terbelit utang Rp50 juta lebih di kartu kredit," ungkap Gandung.
Itulah kisah pembobolan rekening bank yang melibatkan orang dekat sebagai pelaku. Sangat berbeda dengan pembobolan rekening bank di Bali maupun di Jakarta, yang dilakukan komplotan penjahat.
(fit)