BOGOR - Posisi mahasiswa UIN Yogyakarta yang sudah terlacak lacak Tim SAR membuat pencarian tidak mengalami kesulitan.
Menurut anggota Wapalapa Universitas Pakuan Trisna, sebelum sinyal ponsel menghilang, pihaknya sudah mendapat informasi tersesatnya ke enam mahasiswa UIN Yogyakarta tersebut.
Krisna menjelaskan, saat perjalanan pulang ke kaki Gunung Salak, ke enam mahasiswa tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan karean tebing di mana jalur pendakian yang ada di gunung itu mengalami longsor,
"Mereka terjebak longsor dan akhirnya turun ke Sungai Cihideung. Kami mendapat kabar tersebut lewat HP satelit milik mahasiswa hilang sebelum sinyalnya mati," kata Trisna.
Dia juga menambahkan, rencananya peralatan untuk menarik mereka sudah dikirim melalui Tim SAR Wapalapa Pakuan. "Insya Allah mereka bisa kita evakuasi besok," jelas Trisna di Posko Tim Sar Pakuan, Bogor Sabtu (30/1/2010).
Diberitakan sebelumnya, enam mahasiswa asal Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta yakni Febry, Wildan, Adib, Zaki, Urham, dan Unan hilang di Gunung Salak. Kini mereka tengah menunggu evakuasi dari Tim SAR yang akan berangkat menuju lokasi.
(Endang Gunawan/Global/ram)