BOGOR - Keberadaan enam mahasiwa Universitas Islam Yogyakarta yang tersesat di Gunung Salak, kemarin petang, dipastikan selamat. Hal tersebut dikatakan Kapolres Bogor AKBP Tomex Kurniawan.
Menurutnya semua kondisi selamat dan keberadaanya berada di kali Cihideung Gunung Salak 2. "Mereka berada di ketinggian 2.100 Km dari permukaan laut," jelas Kapolrer, Bogor, Minggu (31/1/2010).
Lebih lanjut Kapolres mengatakan saat ini pihaknya dan tim SAR sudah menuju lokasi keberadaan enam mahasiswa tersebut. "Diperkirakan sekitar pukul 15.00 WIB sore nanti mereka sudah bisa dievakuasi ke bawah," katanya.
Untuk mempelancar evakuasi pihaknya sudah melibatkan semua tim SAR yang ada di wilayah Bogor.
Hilangnya para mahasiswa ini berawal dari informasi mahasiswa Pencita Alam Universitas Pakuan Bogor, yang mengabarkan keenam mahasiswa asal Yogjakarta itu sejak tanggal 22 Januari lalu hingga kemarin belum juga turun dari Gunung Salak.
Enam mahasiswa asal Universitas Islam Negeri (UIN) Yogjakarta itu adalah Febry, Wildan, Adib, Zaki, Urham, dan Unan.
Namun sebelumk menghilang, keenam mahasiswa memberikan pesan singkat permintaan pertolongan pada mahasiswa UIN Jakarta. Isi pesan singkat tersebut berupa titik kordinat keberadaan terakhir mereka, yakni 106,44'30 Bujur Timur dan 06,41'39 Lintang Selatan.
Selain itu pesan singkat juga berisi kondisi terakhi. "Di sini tebing jurang longsor, nggak bisa dijangkau tanpa alat, kondisi kritis, lacak sinyal HP. HP drop, jemput cepat."
(Endang Gunawan/Global/hri)