getting time...

6 Pendaki Gunung Salak Tak Kantongi Izin

Minggu, 31 Januari 2010 20:18 wib

BOGOR - Jalur kawasan Gunung Salak II yang dilalui enam mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta ditutup sejak Desember lalu. Dengan demikian, enam pendaki tersebut diduga ilegal.  
 
Menurut Ahmad Sudrajat, petugas Balai Taman Nasional Gunung Salak Halimun, para mahasiswa tersebut masuk tanpa seizin pihaknya.
 
Dai menambahkan, jalur pendakian Gunung Salak II merupakan jalur yang tidak boleh dilalui siapapun termasuk para pendaki.
 
“Kami sudah menutup jalur ini sejak bulan Desember sampai sekarang, karena dengan alasan selain cuaca buruk jalur ini sangat berbahaya dilalui karena tanahnya labil,” kata Ahmad, Minggu (31/1/2010).
 
Lebih lanjut Ahmad menuturkan, keenam pendaki tersebut saat melakukan pendakian tidak melapor ke pihaknya.
 
Seperti diketahui, 24 Januari lalu, enam mahasiswa bernama, Febry, Wildan, Adib, Zaki, Urham, dan Unan melakukan pendakian dari arah Curug nangka menuju Puncak Salak II.
 
Rencananya mereka akan turun pada 27 Januari, melalui Curug Nangka. Namun pada hari tersebut keenam pencinta alam belum juga turun.
 
Jumat 29 Januari, keenam pencinta alam minta dijemput dengan titik kordinat 06.42'18 LS dan 106.44'20 BT. Kemudian Tim pencari (SRU 1) yang berjumlah delapan orang pada hari itu juga langsung melakukan penjemputan.
 
Hingga kini, keenam pendaki belum berhasil dievakuasi lantaran terkendala cuaca. Rencananya, besok kembali dilakukan evakuasi.

(Endang Gunawan/Global/lsi)