Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arina Tak Tahu Saat Dinikahkan dengan Noordin

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2010 |16:07 WIB
Arina Tak Tahu Saat Dinikahkan dengan Noordin
Arina Rahmah (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Salah seorang istri almarhum Noordin M Top, Arina, mengaku tidak tahu detik-detik pernikahan antara dirinya dengan gembong teroris itu. Rentang waktu perkenalan hingga menjadi istri pun hanya sekira 2-3 jam.

Arina mengaku hanya diperkenalkan dengan seorang pria bernama Ade Abdul Halim pada suatu petang dan malam hari itu juga, Ade sudah menginap di rumah orangtua Arina di Cilacap, Jawa Tengah. Keduanya pun dinyatakan sudah sah sebagai suami istri sejak malam itu, bulan Syakban tahun 2005.

“Ketika akad nikah berlangsung saya tidak mengetahui,” ujar Arina saat menjadi saksi dalam persidangan kasus teroris dengan terdakwa Syaifudin Zuhri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/2/2010).

Perempuan kelahiran 18 Mei 1984 itu bercerita, hari itu sebetulnya dia tengah berada di Yogyakarta untuk kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Namun, ayahnya, Baridin, menelepon dan meminta Arina pulang ke Cilacap. Gadis lugu itu pun menuruti perintah orangtuanya dan berangkat menuju Cilacap pada pukul 13.00 WIB dan sampai di Cilacap pada pukul 17.00 WIB.  
Usai salat Magrib, Arina diberitahu bahwa ada seorang pemuda bernama Ade Abdul Halim asal Makassar yang hendak meminangnya. Ade pun sudah berada di ruang tamu untuk melakukan khitbah.
 
“Waktu itu, saya didampingi ibu menuju ruang tamu, menemui laki-laki tersebut. Ketika di ruang tamu, bapak memberitahukan kepada saya bahwa calon suami saya namanya Ade Abdul Halim, pekerjaaannya sebagai pengurus pesantren di Sulsel. Setelah berkenalan dan berbincang-bincang, saya bersama ibu meninggalkan ruang tamu,” ujarnya.
 
Arina menjelaskan, Baridin terus melanjutkan perbincangan dengan Noordin yang menyamar sebagai Ade. Saat itulah diperkirakan terjadi akad nikah antara Ade dengan Arina, yang tanpa sepengetahuan mempelai wanita. “Yang jelas pada malam itu suami saya, langsung tidur dan menginap di rumah saya. Dan antara saya dengan Ade telah dinyatakan sah sebagai suami istri,” ujarnya.
 
Kendati tidak tahu saat-saat dirinya dinikahkan dengan Ade, perempuan berusia 24 tahun itu tidak protes. Arina menyatakan proses pernikahannya dengan Ade sudah sesuai syariat Islam.
 
“Dalam akad nikah sekurang-kurangnya ada dua saksi, wali, serta mas kawin. Ketika akad nikah berlangsung, saya tidak mengetahui, karena sesuai dengan hukum Islam, tidak harus dihadiri mempelai wanita. Cukup dihadiri oleh seorang yang dianggap sebagai wali, yaitu bapak saya,” pungkasnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement