getting time...

Masih Banyak Anak Jalanan Korban Babeh

Fabian Januarius Kuwado - Okezone
Senin, 1 Februari 2010 18:54 wib
Bayquni alias Babeh, pelaku pembunuhan dan mutilasi bocah. (Foto: Koran SI)
Bayquni alias Babeh, pelaku pembunuhan dan mutilasi bocah. (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Psikolog Sarlito Wirawan menyatakan korban kekerasan seksual Bayquni alias Babeh bukan hanya yang dipublikasikan di media, namun juga banyak korban anak-anak jalanan yang tidak dibunuh atau dimutilasi Babeh.  
“Banyak korban penyimpangan seksual. Yang difoto itu belum semua korbannya, masih ada korban lagi. Banyak yang cuma disuruh seks oral, pakai tangan masturbasi, dimandikan, namun tidak dibunuh,” ujar Sarlito dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2010).
 
Dia menyatakan ada banyak anak-anak jalanan yang mengadu nasib di daerah Pulo Gadung, pernah dikerjai Babeh.
 
Sarlito membantah bahwa korban-korban kekerasan seksual Babeh akan melakukan hal yang sama saat mereka dewasa kelak.
 
“Itu berbeda. Tolong hilangkan mitos-mitos itu. Tidak semua orang yang mengalami kekerasan seksual saat masa kecilnya itu akan mengulangi dengan mencari korban baru saat dewasa,” jelas psikolog Universitas Indonesia ini.
 
Sarlito juga mengenyampingkan bahwa kekerasan seksual yang dialami Babeh saat remaja merupakan pemicu tindakan sodomi dan pembunuhan yang dilakukannya beberapa tahun belakangan ini.
 
“Saya bilang ini terjadi karena faktor genetik,” tandasnya.

(ton)