getting time...

Balita Penderita HIV Dikucilkan

Kamis, 4 Februari 2010 05:00 wib

BREBES - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu sepertinya cukup tepat untuk menggambarkan kondisi Fs (2 tahun 6 bulan), seorang balita dari keluarga miskin di Kecamatan/ Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang positif terjangkit HIV.

Sejak resmi divonis penyakit HIV oleh dokter di RSUD Kardinah, Fs dikucilkan dari lingkungan masyarakat desa setempat. Tetangga korban enggan berbaur dengan keluarga Fs karena khawatir tertular penyakit tersebut.

Putri pertama pasangan Ar (30) dan Uk (23), kini hanya dibiarkan terbaring di kamar rumahnya yang sangat sederhana. Penderitaa Fs ini makin bertambah setelah beberapa hari sebelumnya dibiarkan terlantar saat menjalani perawatan di RSUD Brebes. Fs kemudian pulang meski penyakitnya belum sembuh.

Uk (23), ibunda Fs menuturkan, sejak anaknya ke luar dari RSUD Brebes, para tetangga yang sebelumnya sering menengok Fs kini mulai menjaga jarak. “Sejak mereka tahu anak saya kena HIV, tetangga di sini pada menjauh. Mereka tidak ada yang berani mendekat untuk lihat anak saya,” katanya ditemui di rumahnya, Rabu (3/2/2010).

Menurut Uk, penyakit HIV yang kini diidap anaknya diketahui setelah berobat ke RSUD Kardinah, akhir Desember 2009 lalu. Saat itu, Fs mengalami diare dan tidak sembuh-sembuh meski sudah berobat ke puskesmas.

“Dari puskesmas anak saya kemudian di bawa ke RSUD Brebes dan dirujuk ke RS Kardinah Tegal. Dari hasil pemeriksaan rumah sakit itu, anak saya Fs diketahui positif terjangkit HIV,” jelasnya dengan mata berkaca-kaca.  
“Penyakit HIV/ AIDS diketahui dari hasil pemeriksaan RS Kardinah Tegal. Di rumah sakit ini anak saya dirawat selama 12 hari. Karena tidak mempunyai biaya, akhirnya diputuskan pulang. Padahal, saat itu pihak rumah sakit melarangnya,” tutur dia.
 
Dia menjelaskan, penyakit HIV yang diidap anaknya itu kemungkinan karena darahnya terkontaminasi jarum suntik saat Fs menjalani transfusi darah. “Dia (Fs) pernah transfusi darah,” katanya.
 
Ibu muda yang sudah dua kali menikah ini mengakui tidak hanya anaknya yang mengidap HIV, dirinya juga positif tertular penyakit itu. “Saya juga positif HIV. Saya sendiri tidak tahu sumber penularannya dari mana. Kemungkinan saya tertular suami saya pertama yang meninggal karena over dosis,” tandasnya.

(Kastolani/Koran SI/ful)

  • moore » 0 Tanggapan
    bagaimana perhatian pihak terkait ? jangan2 pengetahuan mengenai HIV/aids sama dengan masyarakat awam ? parah .... ngurusin century dan pilkada melulu
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.