getting time...

Demo Century, Demonstran Tabur Buku Gurita Cikeas

Andi Aisyah - Okezone
Kamis, 4 Februari 2010 13:51 wib
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
Ilustrasi (Foto: Koran SI)

MAKASSAR - Desakan mengusut tuntas skandal Bank Century terus disuarakan. Di Makassar, Sulawesi Selatan, puluhan orang memprotes lambannya pengusutan kasus Century yang sudah memakan uang negara Rp6,7 triliun itu.

Mereka melakukan protes dengan tidur telentang berselimutkan bendera Partai Rakyat Demokrat (PRD) dan bertabur Buku Gurita Cikeas.
Sekira 60 orang yang menamakan diri Front Rakyat Anti Korupsi (FRAKSI) berunjuk rasa di flyover Urip Sumoharjo. Mereka menuntut agar Pansus Century DPR bekerja efektif tanpa intervensi dari pihak manapun.
Koordinator Lapangan, Mark, dalam orasinya menilai beberapa anggota pansus tidak serius menangani kasus ini. Pasalnya, mereka selalu memperdebatkan hal yang tidak berhubungan dengan aliran dana yang dikeluarkan Bank Indonesia. Perdebatan tidak jelas itu, mengakibatkan proses pemeriksaan kasus Century tertutupi.
“Temuan data pansus harusnya direspons cepat oleh KPK dan tidak harus menunggu perintah Presiden lagi untuk mengusutnya,” terang Mark dalam orasinya, Kamis (4/2/2010).
Massa juga melakukan aksi teatrikal di mana seorang lelaki yang tidur terlentang berbalut bendera PRD, ditaburi Buku Gurita Cikeas di atas tubuhnya. Lelaki tersebut digambarkan sebagai rakyat Indonesia yang tidak berdaya dan semakin tertindas.
Sedangkan selimut bendera melambangkan perlindungan dari pihak yang peduli pada rakyat kecil.
“Taburan buku Gurita Cikeas ini melambangkan kekuasaan sekelompok orang yang semakin menggurita dan mencengkeram di berbagai sisi kehidupan bangsa. Gurita ini yang harus dilepaskan. Karena itu, kasus Century harus diusut tuntas,” jelas Wahidah, salah seorang pengunjukrasa.
Meski demikian unjuk rasa berlangsung damai hingga selesai. Puluhan polisi dari Polresta Makassar Timur, mengamankan sekitar lokasi demonstrasi yang berlangsung menjelang siang ini.

(ton)