BANDUNG - Beny Friadi Slamet (29), pelaku perampokan mini market Alfamart yang beralamat di Jalan Turangga, Selasa 2 Januari lalu, mengaku terinspirasi film laga yang sering disaksikannya.
Hal itu diungkapkan Beny di Mapolresta Bandung Tengah, Kamis (4/2/2010), setelah ditangkap pada Rabu 3 Februari malam.
“Saya terinspirasi film action,” kata Beny kepada wartawan di Mapolresta Bandung Tengah.
Menurut Beny, dia nekat merampok Alfamart karena gelap mata. Selama ini, Beny mengaku sering dikejar-kejar debt collector kartu kredit sehingga butuh banyak uang.
“Saya gelap mata. Soalnya saya dikejar-kejar debt collector kartu kredit. Makanya, saya nekat merampok,” katanya.
Beny mengaku mendapatkan pistol mainan tersebut dari emperan jalan. Saat ditanya dipakai apa saja uang hasil rampokan tersebut, Beny mengaku hanya dipakai memperbaiki motornya.
“Baru dipakai benerin motor saja. Sisanya belum dipakai apa-apa,” tandas Beny.
(lsi)