getting time...

Jalur Tanah Abang Mulai Teratur

Jum'at, 5 Februari 2010 19:57 wib
Ist
Ist

JAKARTA - Pengaturan lalu lintas sistem satu arah (SSA) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai teratur.

Berdasarkan hasil evaluasi Dinas Perhubungan (Dishub), sejak diberlakukan SSA pada Kamis, 04 Januari lalu, menunjukkan perkembangan positif. Namun demikian, masih ada beberapa kelemahan yang harus dibenahi.

Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Riza Hasyim, lalu lintas di kawasan Tanah Abang mulai lancar. Menurut dia, kondisi ini jauh berbeda dibanding hari pertama pemberlakuan SSA. "Hasil evaluasi terhadap dua hari pelaksanaan ini menunjukkan trend positif," kata Riza.

Menurut dia, kondisi tersebut karena mayoritas pengendara sudah paham dengan sistem baru tersebut. Pihaknya mengakui masih ada beberapa kemacetan tapi sudah jauh berkurang dibanding hari pertama maupun sebelum pemberlakuan SSA. "Tadi sempat ada kemacetan sedikit, ternyata setelah dicek ada mobil mogok. Setelah kita derek, kemacetan mulai terurai," bebernya.

Untuk memperlancar arus lalu lintas, sebagian pembatas di jalan Fakhruddin sudah dibuka. Dengan demikian, kendaraan dari arah Jalan Kebon Sirih dan Jalan Abdul Muis yang mengarah ke Slipi Jaya bisa mengambil lajur kanan. Sebab, pada hari pertama penumpukan kendaraan terjadi di Jalan Fakhruddin terutama di lajur kiri dan tidak bisa menyeberang ke lajur kanan karena terhalang pembatas.

Rencana Dishub akan meminta pihak Penerangan Jalan Umum memindahkan tiang lampu di bagian tengah Jalan Fakhruddin ke sis kanan dan kiri jalan. Menurut dia, mayoritas pembatas di Jalan Fakhruddin belum dibongkar karena masih banyak tiang lampu berdiri tegak. "Kalau tidak dibongkar membingungkan pengendara. Nanti setelah TL JPU dipindah, pembatas di Jalan Fakhruddin kami bongkar," tandasnya.

Pantauan di lapangan, arus lalu lintas memang sedikit lancar. Kendaraan yang dari jalan Jati Baru ke arah Jalan Fakhruddin tidak bisa langsung, tapi menunggu lampu hijau di perempatan trafict light. Dengan demikian, persinggungan antara kendaraan dari Jalan Abdul Muis, Jalan Kebon Sirih dan Jalan Jatibaru bisa diminimalisasi.

Kemarin, penumpukan kendaraan justru terjadi di underpass Tanah Abang. Bahkan, kendaraan tersendat hingga fly over Jalan Cideng. Kepadatan ini terjadi karena kendaraan dari arah Cideng bertemu dengan kendaraan dari Jalan Fakhruddin yang mengarah ke Karet.

Ditanya mengenai masalah kepadatan di Jalan Underpass, Riza berdalih bahwa diujung underpas banyak putaran (U turn) yang membuat laju kendaraan tersendat. Selain itu, banyak angkutan umum yang ngetem menyebabkan setengah bahu jalan tak berfungsi. "Masalah ini akan segera kami atasi agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas," tandasnya.
(Ahmad Baidowi/Koran SI/ful)

  • AH » 0 Tanggapan
    Good work pa polisi. Jalan lain yg masih sering macet tolong dibenahi juga dong, seperti kuningan. Klo perlu dibuat flyover.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.