DEPOK - Syamsudin dan H Said, dua anggota Forum Kerukunan Betawi (Forkabi) terpaksa dilarikan ke RS Graha Permata Ibu (GPI) pascatawuran antar dua kubu ormas, Forkabi dengan Forum Betawi Rempug (FBR).
Mereka terkena luka pukulan sehingga mengalami ebam di bagian wajah. Tawuran disebabkan perebutan lahan parkir di bawah jembatan layang Arif Rahman Hakim, Depok.
Sekertaris Jenderal Forkabi, Muhidin mengatakan, lahan parkir tersebut memang sudah dibicarakan lama oleh Forkabi dengan pemerintah kota. Namun, kata Muhidin, tiba-tiba saja mereka diserang oleh sekelompok orang dari FBR.
“Proyek tersebut baru mau mulai, tapi sudah diributkan, kami sudah bicara, lobi lama dengan Pemkot, nanti sistemnya bagi hasil,” ungkap Muhidin kepada wartawan, Jumat (5/2/2010).
Sementara itu, Koordinator FBR kota Depok, M Kamta mengatakan peristiwa tersebut terjadi akibat anggotanya yang tengah bekerja di TKP diserang oleh anggota ormas lain. Dia mengklaim pengerjaan tersebut dilakukan, karena sudah mengantongi izin sebagai lahan parkir.
“Kami sudah kantongi izin, jadi berani garap lahan tersebut,” jelasnya.
Penyerangan yang terjadi pada pukul 11.30 WIB itu berawal saat tujuh anggota Forkabi sedang duduk-duduk di lahan parkir seluas 200 meter persegi. Tiba-tiba puluhan orang FBR datang dan langsung menyerang mereka.
(ton)