getting time...

Forkabi Serang Markas FBR Depok

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Jum'at, 5 Februari 2010 20:50 wib
Ilustrasi (Foto: Tinypic)
Ilustrasi (Foto: Tinypic)

DEPOK - Sekira 30 anggota Forkabi Tangerang Selatan menyerang markas FBR di Jalan Nusantara Raya, Kelurahan Beji, Depok, Jawa Barat malam ini.


Penyerangan yang terjadi sekira pukul 19.30 WIB ini merupakan buntut dari bentrok perebutan lahan parkir di bawah jalan layang Arif Rahman Hakim, usai salat Jumat.


Massa Forkabi bersepeda motor dan membawa bambu, menghancurkan seluruh kaca jendela markas FBR berukuran sekira 4x5 meter hingga kaca berserakan ke jalan raya.

Mereka juga mematahkan teralis besi jendela.


Saat kejadian ada 11 anggota FBR di lokasi. Namun mereka berhasil kabur menyelamatkan diri.


Anggota FBR, Hasan, mengatakan dia dan teman-temannya sedang mengobrol di markas saat massa Forkabi datang menyerang. "Mereka memaki-maki dan mengejar kami,” ungkap Hasan di lokasi, Jumat (5/2/2010).


Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.


Insiden penyerangan ini terjadi setelah komitmen damai sudah disepakati. Perdamaian ditengahi Polres Depok sore tadi. Kedua pihak sepakat duduk besama untuk tidak mengulangi bentrokan lagi.


Kasat Samapta Polres Depok, Kompol Putu Sumada mengatakan kedua pihak sudah membuat surat kesepakatan bahwa tidak akan mengulangi lagi karena sama-sama ormas Betawi.


“Padahal sudah ada masalah seharusnya. Tokoh masyarakat sudah berdamai dan membuat dan menandatangani surat kesepakatan. Kalau dari Depok sudah aman tapi ternyata dari luar Tangerang Selatan,” jelas Putu.


Saat ini situasi di lokasi masih ramai oleh warga yang ingin menyaksikan lokasi kejadian. Polisi juga masih tampak berjaga-jaga. Pascapenyerangan belum satu pun anggota Forkabi yang ditangkap.

(ton)

  • alif makrus » 0 Tanggapan
    ya itulah indonesia ,yg satu suku aja ribut apalagi yg beda. makanya kalau menurut saya pemerintah harus tegas terhadap ormas sekarang ini banyak sekali ormas yg sebenarnya cuma kumpulan preman yg terorganisir kerjaannya cuma malak dan jadi beking. makanya harus dibubarkan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • syamsul » 0 Tanggapan
    Ini ormas kriminal. Apa bedanya dengan gengster? Rasialis. Tidak membawa kebaikan bahkan selalu merugikan masyarakat. Benalu. Mana pernah bayar pajak? Tidak menjadi warga negara bertanggung jawab tapi bertindaknya seolah yang punya negara. Tolak ormas gengster!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ji i » 0 Tanggapan
    mending sm sm cari solusi bagaimane budaya kite tetep dikenal ama dunia
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andi basso » 0 Tanggapan
    Polisi tak perlu jadi mediator perdamaian. Tugas polisi adalah menegakan hukum tanpa pandang bulu. Buruknya bangsa ini saat ini adalah mental bangsa berjubah suku atau keagamaan semena-mena dimana-mana. Oyo jangan kasih tempat bagi bangsat-bangsat membajak suku & agama untuk maling seperti FBR, Forkabi atau FPI. Bangsat-bangsat : Sikat!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.