DEPOK - Mengantisipasi bentrok susulan antara dua ormas betawi, Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Kerukunan Betawi (Forkabi), Polres Depok mengerahkan lebih dari 200 personel polisi untuk pengamaman sepanjang malam ini.
Personel yang diterjunkan berasal dari tujuh Polsek dan Polres Depok yang bersiaga di 11 kecamatan.
Kasat Samapta Polres Depok, Kompol Putu Sumada, mengatakan pihaknya belum bisa menjamin tidak akan terjadi bentrokan susulan malam ini. Hal itu, kata Putu, diantisipasi dengan mengerahkan 205 personel serta meningkatkan patroli.
“Masing-masing Polsek 15, Polres 100 personel. Kami siaga malam ini, nanti urusan tangkap menangkap akan diserahkan kepada satuan serse,” papar Putu kepada okezone, Jumat (5/2/2010).
Para tokoh dari kedua ormas, kata Putu, tengah berada di Polres Depok saat penyerangan markas FBR terjadi. Pada sore hari, lanjutnya, kedua ormas sudah sepakat untuk damai. Namun sekira pukul 19.30 WIB tadi, massa dari Forkabi Tangerang Selatan menyerang markas FBR yang berada di Jalan Nusantara Raya.
“Kami juga enggak menyangka ada penyerangan malam ini. Kami antisipasi jangan sampai terulang lagi malam ini,” tegasnya.
Markas FBR, malam ini diserang massa Forkabi Tangerang Selatan sebagai buntut pengeroyokan terhadap anggota mereka siang tadi yang melukai dua anggota. Perkelahian dua ormas tersebut dilatarbelakangi perebutan lahan parkir di bawah jembatan layang Arief Rahman Hakim, Pancoran Mas, Depok.
(ton)