Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buntut Bentrokan, Bos FBR Depok Diperiksa Polisi

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Sabtu, 06 Februari 2010 |13:01 WIB
Buntut Bentrokan, Bos FBR Depok Diperiksa Polisi
A
A
A

DEPOK - Pascabentrok antara dua ormas Betawi, Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Kerukunan Betawi (Forkabi), sejumlah anggota FBR akhirnya diamankan oleh aparat Polres Depok.
 
Hal itu dilatarbelakangi penyerangan anggota FBR kepada massa Forkabi hanya karena perebutan lahan parkir.
 
Menanggapi serangan balasan Forkabi semalam, Ketua FBR Depok M Kamta membenarkan penyerangan tersebut dilakukan oleh sekelompok massa yang memakai atribut Forkabi. Sejak semalam, kata Kamta, dia tengah berada di Polres Depok guna menjalani pemeriksaan.
 
"Saya belum bisa banyak kasih komentar, masih terus di Polres sama teman-teman juga masih diperiksa," katanya kepada okezone, Sabtu (06/02/10).
 
Kamta juga mengaku meminta anggotanya tidak lagi melancarkan serangan balasan.
 
"Tidak ada dendam lagi, kami jamin kepada masyarakat," tegasnya.
 
Sementara itu, Bendahara Forkabi DPC Depok Yahis mengatakan siap menerima serangan balasan dan membalas serangan FBR. Yahis mengklaim massa Forkabi jauh lebih banyak dan mengaku kecolongan atas insiden kemarin.
 
"Kita kecolongan, dan kita udah siap kalau mereka nyerang kita, massa kami di Depok ada 14 ribu lebih banyak dari FBR," ujar Yahis.
 
Semalam, markas FBR di Jalan Nusantara Raya 60 Beji Depok diobrak-abrik massa Forkabi yang melancarkan serangan balasan atas penyerangan anggota FBR kemarin siang.
 
Kedua ormas Betawi tersebut bentrok hanya untuk berebut lahan parkir seluas 200 meter di bawah jembatan layang (fly over) Arief Rahman Hakim, Depok.
 

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement