tragedi sukhoi

Forkabi Vs FBR

Walikota: Lahan Parkir Milik Pemkot Depok

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Sabtu, 6 Februari 2010 18:08 wib

 
DEPOK - Bentrokan yang terjadi antara dua ormas Betawi, Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Kerukunan Betawi (Forkabi), cukup meresahkan masyarakat. Hal itu membuat Walikota Depok Nurmahmudi Ismail meminta kedua belah pihak untuk dapat berhenti bertikai.
 
Nurmahmudi meminta kedua ormas untuk mampu menahan diri tidak saling serang. Masalah tersebut, kata Nurmahmudi, akan diserahkan kepada Asisten Tata Praja (Astapra) untuk menemukan solusi yang tepat.
 
"Masing-masing pihak harus menahan diri, kami serahkan Astapra untuk ambil langkah, serta dilihat lagi tata guna ruang yang benar, kita hormati masyarakat," katanya di sela-sela acara penebangan pohon di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (06/02/10).
 
Terkait lahan parkir yang diperebutkan oleh dua ormas tersebut, Nurmahmudi menegaskan bahwa lahan tersebut adalah aset Pemerintah Kota. Saat ini, kata Nurmahmudi, masalah tersebut tengah dibahas oleh Pemerintah Kota.
 
"Lahan parkir? Ini akan dirumuskan oleh Pemkot sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
 
Bentrokan FBR VS Forkabi terjadi hanya karena masalah perebutan lahan parkir di bawah jembatan layang Arif Rahman Hakim, Depok. Kemarin siang, massa FBR menyerang Forkabi hingga menyebabkan dua anggota Forkabi luka-luka.
 
Sementara Forkabi melancarkan aksi balasan dengan merusak markas FBR di Jalan Nusantara Raya 60, Beji, Depok.
 

(lam)

  • rian » 0 Tanggapan
    mereka semua merasa benar dijln yg sesat dan dimurkai oleh allah>ingat teguran dr allah nanti.kunfayakuun
    Beri Tanggapan Laporkan
  • non ormas » 0 Tanggapan
    sebaiknya FORKABI, FBR, FPI , PP DIBUBARKAN SAJA nda ada gunanya jadi perusuh aja itu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • putra jakarta » 0 Tanggapan
    gw sebagai putra asli betawi malu rasanya,ribut cuma ngerebutin masalah parkiran,.udahlah yang akur,jangan berantem terus gmn anak betawi mau maju klo cuma masalah parkiran aja kita ribut.mending wirausaha aja,,masa orang betawi yang punya kota ini hanya jadi tukang parkir doang,,malu sama orang daerah laen yang sukses di kota kita.buktiin dong klo anak betawi ga kalah sama anak daerah,tunjukin bahwa jakarta kota kita,kuasain tuh pusat bisnis dengan usaha kita.maju terus anak betawi..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.