BANDUNG - Enam rumah di Kampung Cisatu RT 4 RW 7, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Bandung, Jawa Barat, tertimbun longsor tebing perumahan setinggi 25 meter, Sabtu (6/2/2010).
Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun seorang anak menderita luka.
Keenam rumah yang tertimbun longsor itu masing-masing milik Sutisna, Nana, Sumarna, Suhaya, Agus, dan Asep. Sementara bocah yang terluka bernama Aril (4), putra Sutisna. Hingga saat ini, warga masih bergotong royong membersihkan material longsor yang menimbun rumah.
Tokoh masyarakat setempat, Mamat Rahmat (58) mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat kejadian, warga sedang tertidur lelap.
"Tidak ada hujan tidak ada angin," kata dia.
Benteng Perumahan Greenn Ciumbuleuit yang ada di atas rumah warga tiba-tiba ambrol dan langsung menimpa enam rumah yang ada di bawahnya.
"Yang paling parah kena longsoran rumah Suhaya dan Sutisna. Sementara sisanya tidak terlalu parah. Untungnya, saat kejadian, banyak warga yang terbangun. Mereka langsung keluar dan membangunkan warga lainnya lewat toa masjid," ujarnya.
Sementara Ketua RT 04 Rukman Nur Hakim tampak meneteskan air mata saat menyaksikan warganya tertimpa bencana. Menurut Rukman, kejadian ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, pada tahun 2008 lalu juga terjadi longsor yang sama.
"Diduga ini akibat getaran stoom dan bechoe yang sedang mengerjakan perbaikan jalan," kata Rukman.
(lam)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan