BANDUNG - Akses Jalan Bandung menuju Kecamatan Baleendah sejak kemarin praktis tertutup menyusul banjir yang melanda Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Kendaraan yang hendak menuju Baleendah dan sebaliknya terpaksa dialihkan ke Jalan Bojongsoang.
"Sekarang ruas jalan praktis tertutup banjir. Jadi kendaraan terpaksa dialihkan ke Jalan Bojongsoang. Kemudian dari Andir ke Kampung Sayuran juga terputus," ujar Kapolsek Baleendah AKP Asep Dedi Suryana, kepada okezone, Sabtu (6/2/2010) sore.
Hal yang sama dikatakan Camat Baleendah Usman Sayogi. Menurut Usman, ketinggian air di jalan sudah mencapai 50 sampai 70 Cm, sehingga kendaraan yang melintas dialihkan karena khawatir mogok.
"Sekarang jalur alternatif itu melewati jembatan Bojongsoang-Dayeuhkolot. Sementara jalur utama sudah praktis tertutup genangan air setinggi antara 50-70 Cm," kata Usman.
Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus menambahkan, pihaknya menurunkan satu kompi pasukan terkait banjir yang melanda Baleendah. Mereka juga termasuk petugas lalu lintas yang mengatur pengalihan jalur.
"Satu peleton juga kita siagakan di lokasi banjir untuk mencegah terjadinya penjarahan. Namun sejauh ini, tidak ada laporan adanya penjarahan," kata Imran kepada wartawan.
Sebelumnya diberitakan, banjir yang melanda dua kelurahan di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung sejak tiga minggu lalu semakin parah. Sejak semalam, ketinggian air di Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, bahkan mencapai 3 meter.
Pantauan okezone di lokasi banjir, ketinggian banjir di Kampung Cieunteung bervarisi mulai dari 1,5 meter hingga 3 meter. Rumah yang paling parah terendam banjir berada di RT 2 RW 9 Kampung Cieunteung.(bul)
(hri)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan