SBY: Rakyat Kecil Jangan Disamakan dengan Koruptor

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Senin, 8 Februari 2010 13:19 wib
Presiden SBY (Foto: Reuters)
Presiden SBY (Foto: Reuters)

JAKARTA - Di balik kasus korupsi "kelas kakap" yang diangkat di berbagai media massa, banyak kasus korupsi atau pencurian "kelas teri" yang terjadi di masyarakat lapisan bawah. Proses dan keputusan hukum untuk kejahatan “kelas teri” sering kali dianggap tidak adil.
 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun angkat bicara. Menurut dia, dalam menghadapi kondisi tersebut, aparat penegak hukum harus melihat aspek keadilan di samping aspek hukum yang harus ditegakkan.
 
Dicontohkan Presiden, ada seorang pegawai negeri kelas bawah golongan 1A, khilaf mengambil uang negara Rp1 juta. Setelah dicek, dia mengaku terpaksa mengambil karena panik, anaknya masuk RS, istri sakit dan ditagih uang kontrakan rumah.
 
"Mengambil memang keliru, tapi cara melihatnya harus berbeda dengan orang yang mengantongi Rp10 miliar dari APBN atau APBD padahal itu uang untuk pembangunan dan rakyat. Mata hati harus peka untuk melihat hal seperti ini. Ini yang membedakan law dan justice,” kata Presiden saat membuka Rapim Polri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 1, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2010).
 
Presiden juga menegaskan, banyak kejahatan yang by design di antara kisah rakyat kecil yang terpaksa "mencuri" karena khilaf. Karena itu, cara menanganinya pun harus berbeda.
 

(lam)

  • ahmadnafis » 0 Tanggapan
    baru ini yang saya acungi jempol utk SBY,tapi jangan cuma bicara seperti kami rakyat kecil cuma bisa koment! BAPAK PUNYA KESEMPATAN UNTUK MEROBAHNYA!!!DO IT NOW! jangan berkilah "itu tidak mudah saudara-saudara!!!"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • otong » 0 Tanggapan
    tuh kan tahu, makanya pak buat koruptor yang emang dengan sengaja nyuri uang rakyat hukum mati aja GITU AJA KOK REPOT
    Beri Tanggapan Laporkan
  • BBK » 0 Tanggapan
    Saya setuju dengan Pak SBY, harus dibedakan, koruptor harus dihukum seringan2nya, tapi kalo rakyat kecil harus dihukum seberat2nya, gitu ya Pak.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • harry » 0 Tanggapan
    kepada para penegak hukum tolong dong untuk diterapkan atas komentarnya pak SBY ini...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • halim » 0 Tanggapan
    Santun dan Sopan tapi tidak tegas berarti PENGHIANAT yang budiman
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.