PDAM Makassar.(foto:Dok SI)
MAKASSAR - Sebanyak 30 ribu pelangggan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar (PDAM KM) terganggu distribusi air bersihnya. Pasalnya, pipa utama di Jalan Urip Sumorharjo mengalami kebocoran akibat pengerjaan pelebaran jalan.
Hal itu dikemukakan Kepala Hubungan Masyarakat PDAM KM Jufri Sakka kepada okezone Senin (9/2/2010). Jufri mengatakan para pelanggan itu berada di timur Kota Makassar kea rah utara. Mneurutnya, mereka melakukan pemadaman pipa induk Instalasi Penjernihan Air (IPA) Panaikang sejak pukul 13.00 WITA guna memperbaiki kebocoran pipa itu.
“Kebocoran itu memang disebabkan kontraktor proyek pelebaran jalan. Tapi biaya perbaikan pipa dan perawatannya PDAM Makassar yang menanggung. Kami berharap perbaikan itu bisa selesai dalam waktu cepat,” ujar Jufri.
Jufri memohon maaf kepada warga Makassar yang bermukim di wilayah Tello, Tamalanrea dan Biringkanaya yang tak mendapatkan ditribusi air bersih karena kejadian ini. Menurutnya, itu di luar kendali pihak PDAM Makassar.
Karena itu, Jufri mengaku berharap dengan sangat kepada kontraktor pelebaran jalan agar sangat berhati-hati dalam pengerjaan. Kami dapat mengerti bahwa apa yang mereka kerjakan demi kepentingan umum. “Tapi tolong juga dipahami kalau kebutuhan air bersih juga sangat urgen bagi warga kota,” tegasnya.
Sekira pukul 11.30 hingga 13.00 Wita siang tadi, sebuah pipa utama PDAM KM mengalami kebocoran. Pipa berdiamater 400 mm itu terletak di Jalur poros Kota Makassar tepat di depan Gedung Perlengkapan Kodam Wirabuana. Penyebabnya karena eskavator yang melaksanakan proyek pelebaran jalan menyentuh pipa utama tersebut. Akibatnya, pancaran air keluar ke udara dengan ketinggian 10 meter pada sekira 10 menit pertama.
Karena kejadian itu, sepanjang sekira dua km arus lalau lintas mengalami kemacetan. Air bersih PDAM juga sempat menggenangi bahu jalan.(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan