JAKARTA - Tahun depan soal Ujian Nasional (UN) diwacanakan akan terbagi empat. Pembagian soal akan mengikuti status akreditasi sekolah.
Ini mengemuka dalam Diskusi Publik Bedah Ujian Nasional dan Penghargaan Gus Dur sebagai Tokoh Pendidikan di kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Salah seorang pembicara yaitu Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi mengatakan, tahun depan diharapkan soal untuk UN dibedakan menjadi empat.
Dirinya membagi, tingkat soal untuk sekolah yang terakreditasi A dibedakan dengan soal bagi sekolah yang terakreditasi B, C dan sekolah yang nonakreditasi.
Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, pembagian soal ini untuk menyelaraskan azas keadilan bagi para peserta ujian. “Saat ini soal yang dibuat itu sama, sehingga banyak menyulitkan para siswa untuk menjawabnya,” jelasnya.
Mantan Wakil Bupati Indramayu ini menambahkan, setiap lima tahun sekali akreditasi sekolah dievaluasi. Sehingga akan ada perkembangan dan revisi soal terhadap peserta ujian.
Dedi berharap, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) membahas pembagian soal ini pada perbaikan UN tahun ini. Pendapatnya ini, ujarnya, dilaksanakan dengan memperhatikan amar putusan Mahkamah Agung (MA).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendiknas Mansyur Ramli menuturkan, sistem pembagian soal menjadi empat ini termasuk salah satu bahasan yang akan dirapatkan pada perbaikan UN.
“Akan dipertimbangkan untuk perbaikan sistem UN. Melalui studi tahun ini, maka metodenya bisa juga dipakai pada 2011 atau 2012,” lugasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.