JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta aparat kepolisian dapat menindak pengusaha yang melakukan pengemplangan pajak, karena merugikan negara.
Sejumlah pihak menuding, pidato SBY tersebut menyindir Ketua Umum Partai Golkar yang juga seorang pengusaha, Aburizal Bakrie. Lantas, bagaimana Ical (Sapaan Aburizal) menyikapi pidato SBY?
“Tak ada yang salah dengan pidato Presiden. Pemerintah memang harus menindak perusahaan yang mengemplang pajak,” ujar Aburizal Bakrie melalui juru bicaranya Lalu Mara Satria Wangsa kepada okezone, Selasa (9/2/2010).
Dia berkilah jika pidato SBY tersebut ditujukan kepada Ical. Pasalnya, lanjut Lalu Mara, perusahaan yang dipimpin Ical sekeluarga sama sekali tidak pernah mengemplang pajak dan selalu membayarnya.
“Kami tidak pernah menunggak pajak, tetapi hanya persoalan sengketa. Itu pun menjadi urusan pengadilan,” tandasnya.
Menyikapi aksi demo yang dilakukan sejumlah mahasiswa di Wisma Bakrie, Senin 8 Januari, pihaknya menuding demo tersebut salah sasaran. Sebab, kata dia, persoalan perusahaan tidak bisa dikaitkan dengan pribadi Aburizal Bakrie.
“Bisnis ini persoalan investasi bukan persoalan politis. Kami melakukan bisnis dengan transparan sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkas Lalu Mara.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.