MS Hidayat Siap Jika Ditarik Ical Keluar dari Kabinet

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Selasa, 9 Februari 2010 15:20 wib

JAKARTA -Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan siap mundur keluar dari Kabinet Indonesia Bersatu II jika itu keputusan politik yang terjadi.

"Menteri itu jabatan politik jadi keputusan politik apapun setiap menteri seperti saya harus siap untuk diminta bekerja terus ataupun diminta mundur untuk alasan atau kepentingan politik," terang MS Hidayat.

Hal itu diutarakannya usai acara pembukaan temu nasional Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi oleh Wapres Boediono di Istana Wakil Presiden, Selasa (9/2/2010).

Acara itu juga dihadiri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Gubernur DKI Fauzi Bowo, Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn.

Keputusan untuk mengganti atau menetapkan menteri adalah hak prerogatif presiden, kata MS Hidayat. Menanggapi pernyataan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, soal koalisi tapi koalisi untuk kebenaran, MS Hidayat tidak menjawab. Tapi dia menegaskan risiko politik apapun akan dia terima.

“Tanya Pak Aburizal Bakrie, sebagai kader Golkar, saya siap. Suruh bekerja siap, ditarik siap,” tegas MS Hidayat.

Apakah ada kekhawatiran? “Tidak ada,” katanya.

“Menteri itu jabatan politik jadi keputusan politik apapun, setiap menteri seperti saya harus siap untuk diminta bekerja terus ataupun diminta mundur untuk alasan atau kepentingan politik,” pungkasnya.
(fit)