JAKARTA - Terdakwa Sigid Haryo Wibisono pada Kamis 11 Februari lusa akan menghadapi sidang putusan (vonis). Menjelang itu, Sigid bertawakal namun tetap berharap hakim meringankan vonisnya dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu hukuman mati.
“Persiapan Sigid, dia tawakal. Tapi dia berharap semoga putusannya akan berkurang dari hukuman mati,” ujar juru bicara keluarga Sigid Edi Junaedi saat ditemui di Kompleks Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2010).
Edi di Kejagung guna menemui Jaksa Agung Muda Pengawasan Hamzah Tadja, untuk mengadukan tuntutan JPU terhadap Sigid. Bagi keluarga, tuntutan tersebut dinilai berlebihan lantaran terdapat dua hal yang dianggap melanggar profesionalitas.
Pertama, dikatakan bahwa Sigid bertemu dengan terdakwa lainnya, Jerry Hermawan Lo dan eksekutor Hendrikus. Padahal, lanjutnya, hal ini tidak ada dalam berkas acara pemeriksaan (BAP).
Kedua, tambahnya, baju korban tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. Padahal, ini dianggap bisa membuktikan korban dibunuh dalam keadaan berdiri, atau tidur. “Kami merasa JPU memaksakan tuntutan,” tandas Edi saat ditemui di Komisi Kejaksaan siang tadi, sebelum akhirnya ke Kejagung menemui Jamwas Hamzah Tadja.
Mengutip ucapan Jamwas, Edi mengatakan bahwa pihak Kejagung akan mempelajari dan melanjutkan rekomendasi yang berisi aduan keluarga Sigid ke kejaksaan. Seterusnya, akan dilanjutkan ke Jampidum untuk dieksaminasi.
Kembali ke masalah vonis, diakui Edi, pihak keluarga masih menunggu pembacaan vonis di persidangan.
“Kita lihat vonis besok, kalau hasil tidak memuaskan akan dilaporkan ke lembaga internasional. Kami juga bekerja sama dengan LBH. Yang penting keluarga sudah mengajukan proses ini secara formil. Kita lihat public opinion pasti akan didengar oleh hakim. Kalau diam saja nanti kita dianggap benar melakukan itu (sebagai dalang pembunuhan). Indonesia kan begitu, kalau menggonggong dianggap benar,” papar dia.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.