o1 o2

Polhukam


Hapus Jejak, Buron BLBI Ganti Identitas Kewarganegaraan

Selasa, 9 Februari 2010 - 23:07 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Taufik Hidayat - Okezone
Aksi demonstrasi menuntut penuntasan kasus BLBI di Gedung KPK (Ferdinan/Okezone)

JAKARTA - Ketua Tim Pemburu Koruptor (TPK) Kejaksaan Agung, Darmono mengatakan salah satu buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tengah memproses pergantian status kewarganegaraan untuk berkelit dari jeratan hukum.

"Saat ini ada satu buron kasus BLBI yang tengah mengurus status kewarganegaraan di Amerika," katanya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (9/2/2010).

Buronan itu, kata Darmono merupakan bagian dari 18 buron yang pernah dikeluarkan oleh Kejaksaan Agung. Terkait perubahan identitas itu, Darmono mengatakan TPK sudah melakukan koordinasi bersama pihak Departemen Luar Negeri agar permohonan permanent resident ditolak pemerintah Amerika. "Pasalnya, dipastikan ia menggunakan data palsu yang seakan-akan tak ada masalah hukum," lanjutnya

Sebagai tindaklanjut, Kejagung, Darmono menambahkan, tengah melakukan koordinasi dengan Departemen Luar Negeri guna mengecek informasi perubahan status kewarganegaraan. Namun, dia enggan membocorkan buronan yang tengah mengajukan perubahan kewarganegaraan.

Sebagai langkah pencegahan, Kejaksaan telah mengirimkan salinan hukum guna menegaskan bahwa mereka adalah terpidana kasus BLBI. "Untuk menunjukkan buronan ada permasalahan hukum. Karena itu, izin tinggalnya harus dibatalkan dan tidak sah," tegasnya.

Darmono mengatakan tidak hanya perubahan identitas yang mereka lakukan, para buron BLBI juga menggunakan teknik lain agar asetnya tidak terendus. Salah satu modus yang dilakuan adalah dengan mengalihkan aset ke pihak lain yang kemudian juga dipindahkan ke pihak yang lain dan seterusnya.

Namun, Darmono enggan memberikan informasi berapa angka aset yang digondol buron itu ke Amerika. Oleh karena itu, TPK menggandeng PPATK untuk menelusuri perpindahan aset tersebut guna menelusuri aliran dana yang digondol para buron itu. "Kita gandeng PPATK untuk menelusuri aliran dananya," tandasnya.
(hri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 20 Maret 2010 18:22 wib

    Ungkap Markus di Polri, Keluarga Dukung Susno

  • Sabtu, 20 Maret 2010 11:28 wib

    Susno Bisa Jadi Idola Kepolisian

  • Sabtu, 20 Maret 2010 09:42 wib

    Mabes Polri Puasa Komentar Soal Susno

  • Sabtu, 20 Maret 2010 08:29 wib

    Agus Condro: Cek Suap Miranda Beredar Sejak 2003

  • Sabtu, 20 Maret 2010 08:16 wib

    Golkar Sambut Baik Wacana PIDP Masuk Koalisi

  • o3 o4