getting time...

5 Wartawan Disekap

Jurnalis Medan Protes RSUP Haji Adam Malik

Adela Eka Putra Marza - Okezone
Selasa, 9 Februari 2010 12:45 wib

MEDAN - Puluhan jurnalis di Medan, Sumatera Utara, menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Majestyk, Jalan Gatot Subroto, Medan, sekira pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap penyekapan dan tindak kekerasan yang dilakukan oknum dokter dan satpam Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan terhadap para wartawan yang meliput di rumah sakit tersebut.
 
Para jurnalis tersebut tergabung dalam Forum Jurnalis Medan (FJM), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Forum Jurnalis Perempuan (FJP) dan Forum Sahabat. Mereka mengecam tindakan intimidasi yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit dalam aksi protes yang dilaksanakan bertepat dengan peringatan Hari Pers Nasional hari ini.
 
"Kami sangat mengecam arogansi dokter rumah sakit tersebut. Karena mereka telah menghalang-halangi tugas pers, yang sebenarnya dilindungi oleh undang-undang. Hal ini tidak bisa ditolerir," ucap Sekretaris IJTI Sumut Budiman Amin Tanjung saat dijumpai dalam aksi unjuk rasa tersebut, Selasa (9/2/2010).
 
Dalam pernyataan sikapnya, para jurnalis tersebut mendesak kepolisian agar segera mengusut kasus intimidasi yang dilakukan dokter dan satpam rumah sakit tersebut. Karena hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
 
Sebelumnya, sebanyak lima jurnalis disekap dan mengalami tindakan kekerasan oleh oknum dokter dan satpam rumah sakit, saat melakukan peliputan. Mereka meliput kasus dugaan malpraktik yang menimpa Ananda Agustina Lubis, bayi berusia empat bulan, asal Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura).
 
Namun, saat meliput kejadian tersebut, kelima jurnalis diintimidasi oleh oknum dokter dan satpam RSUP Haji Adam Malik. Mereka dipaksa untuk berjanji agar tidak memberitakan kasus tersebut.

(fit)