PADANG - Perayaan Tahun Baru Imlek pada 14 Februari mendatang di kota Padang, akan sepi dari atraksi Barongsai. ini disebabkan Sumatera Barat masih berkabung setelah gempa 30 September lalu.
“Kondisi kita saat ini masih berkabung pascagempa kemarin. Banyak saudara-saudara kita baik keturunan Tionghoa dan pribumi meninggal akibat gempa. Jadi Himpunan Bersatu Teguh (HBT) untuk tahun ini tidak melakukan acara apa-apa,” ujar Sekretaris HBT Padang, Alexsius Wijaya, Selasa (9/2/2010).
Menurut Alexius, kondisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa prihatin akibat musibah yang melanda Sumatera Barat. “Ini dilakukan secara spontanitas tanpa ada kesepakatan bersama. Masih banyak komonitas HBT ini yang sibuk memperbaiki rumah mereka yang rusak,” tambah dia.
Biasanya setiap menyambut Imlek, HBT selalu membuat acara besar-besaran seperti atraksi Barongsai, naga, bazaar, serta hiburan lainnya, namun kali ini HBT tidak melakukan acara apa-apa.
“Bagi yang ingin merayakan Imlek silahkan saja, tapi bagi yang tidak marayakan tidak apa-apa ini, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Tapi tahun depan kita akan membuat acara seperti biasanya. Jangan suasana berkabung ini menjadi berlarut-larut,” ulasnya.
Akibat gempa 30 September lalu, anggota organisasi HBT ini meninggal sebanyak 22 orang. Selain korban jiwa, gedung HBT yang terletak di Jalan Klenteng juga mengalami rusak berat. Gedung HBT saat ini masih dalam tahap renovasi.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.