Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasil Visum Tunjukkan Adanya Hubungan Intim Ari-Nova

Rizka Diputra , Jurnalis-Rabu, 10 Februari 2010 |15:04 WIB
Hasil Visum Tunjukkan Adanya Hubungan Intim Ari-Nova
Nova (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Nova, siswi SMP di Sidoarjo, Jawa Timur menjalani visum di RSCM kemarin. Hasilnya, terdapat bekas hubungan intim di bagian kemaluan Nova.

"Dilihat dari hasil visum menunjukkan bahwa ada tanda-tanda bekas dari hubungan (intim) itu," kata Kadiv Humas Polda Metro Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/2/2010).

Hasil visum itu kemudian disatukan dengan berkas perkara tersangka Febriari alias Ari yang diduga menculik Nova di Tangerang, Banten. Nova sendiri saat memberi keterangan kepada polisi mengaku telah berhubungan badan dengan Ari sebanyak tiga kali.

Boy menjelaskan, Nova tidak akan dijerat dengan pasal pidana karena berada di posisi korban. Sementara Ari diduga melarikan anak di bawah umur dengan sangkaan Pasal 332 KUHP karena melarikan anak di bawah umur serta UU Perlindungan Anak Nomor 23/2003 Pasal 81 dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

Seperti diketahui perkenalan Nova dan Ari melalui situs jejaring sosial facebook mendorong kedua ABG ini untuk bertemu. Pada 6 Februari, Nova dijemput Ari di Cimone Tangerang untuk kemudian dibawa ke rumah ibunya di Serang, Banten.

Setelah melakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan keduanya di sekitar Rumah Makan Nelayan, Kota Tangerang, Selasa, 9 Februari dini hari.Kasus ini sendiri dilimpahkan Polda Metro ke Polda Banten. Alasannya, tempat perkara (locus delicti) terjadinya dugaan penculikan berada wilayah hukum Banten. (frd)

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement