getting time...

Mau Beli Minum, Murid Dihajar Kepala Sekolah

Jum'at, 12 Februari 2010 18:47 wib

JAKARTA - Kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi. Setelah kekerasan di antara murid, kini murid dengan Kepala Sekolah.

Di Bekasi, Jawa Barat, Kepala Sekolah SMK Karya Guna Jaya, Aslim Setiana, melakukan pemukulan terhadap murid kelas satu Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Dicky Ramadhan, lantaran keluar jam belajar sekolah untuk membeli air minum.

Menurut keterangan Dicky, saat itu dirinya berada di luar kelas saat belajar mengajar sedang berlangsung. Namun tiba-tiba saja, Aslim memanggilnya dan langsung menamparnya.

Selain melakukan penamparan, Aslim menyuruh korban membuka jaketnya dan langsung menyabetkan jaket ke wajah korban. Sehingga korban mengalami luka lecet di belakang telinga.

Akibat kejadian tersebut, orang tua Dicky tidak terima dengan perlakukan Aslim yang dianggap sudah melewati batas. Pasalnya, dirinya tidak pernah melakukan pemukulan terhadap anaknya.

Dengan didampingi orang tuanya, Muhammad Ridwan, Dicky akhirnya melaporkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan kepala sekolahnya ke Polsek Tambun, Kabupaten Bekasi, Jumat (12/2/2010).

Sementara ketika ditemui di kantor Kepala Sekolah, Jalan Alhuda, Rawa Sapi, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Aslim membenarkan kejadian tersebut. Bahkan juga memperagakan penamparan yang dilakukannya terhadap Dicky.

Peristiwa penamparan tersebut, menurut Aslim, dikarenakan korban tidak menanamkan kedisiplinan sekolah.

Kasus kekerasan di sekolah itu kini dalam penyelidikan Kepolisian Sektor Tambun, Kabupaten Bekasi.
(Tedi Suteja/Global/hri)

  • dina suri » 0 Tanggapan
    hebat oiiiii.....ada pelajaran ekskul, boleh tuh dicontoh sekolah lain dan itu kepsek diberi penghargaan ' geblek award'. Don't be a teacher unless you have a heart to share. Alih profesi aja jadi petinju... atau jadi debt collector
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nurul » 0 Tanggapan
    kenapa anak disekolahkan? jawabnya agar pandai, termasuk ahlaknya baiik nah jika anak didik belum bisa berahlak baik memang kadang bikin geregetan toh begitu sbg pendidik apalagi kepala sekolah tidak dibenarkan memukul seenaknya, itu jelas anarki dan harus dikasi hukuman yg setimpal, meskipun damai dg siswanya hukuman tetap harus dijalankan, agar pendidik2 yg lain tidak seenaknya memukuli siswa, setidaknya jadi pemecah rekor " kepala sekolah kok bekas napi " ok brafo walimurid, dibelakangmu banyak lsm yg mendukung ok jalan trus
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cnow » 0 Tanggapan
    Jangan dibesar-besarkan deh! Karena saat ini, memang pelajar kebanyakan sudah kelewat batas ... Dan hukuman di sekolah sepertinya tidak ampuh lagi. Maka, jangan lihat kesalahan karena penamparan, tetapi lihat juga kenakalan korban sendiri.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • WNI » 0 Tanggapan
    Quote ",,,Bahkan juga memperagakan penamparan yang dilakukannya..." hebat euh Kepala Sekolah ini, sini sama saya kalo berani... Berani kok cuma sama anak kecil, muridnya lagi....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.