PEKANBARU - Poltabes Pekanbaru, Riau hingga kini melakukan penyidikan kematian dua warga yang tewas di Klinik Bersalin Harapan Raya. Polisi menyimpulkan korban tewas akibat keracunan akibat menghirup karbon monoksida.
"Hasil sementara dari hasil visum menunjukan di darah korban terdapat korbon monoksida (CO)," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru Komisaris Polisi Jhon Wesli kepada okezone, Senin (15/2/2010).
Menurutnya, para pasien yang tewas maupun yang kini dirawat diduga kuat akibat menghirup asap yang berasal dari genset saat di hidupkan ketika pamadaman bergilir.
"Saat kejadian para korban juga muntah-muntah, saat ini hasil juga telah kami kirim ke Jakarta," imbuhnya.
Dalam kasus kerunanan ini, polisi juga saat ini sudah memeriksa sebanyak 17 saksi untuk mendalami penyidikan polisi termasuk pengelola klinik. Namun sejauh ini belum ada tersangkanya.
Sementara saat ini 7 korban yang kemarin kritis masih dirawat di RS Bayangkara Polda Riau. Sementara dua lainya sudah diperbolehkan pulang.
Seperri diketahui,14 Febuari kemarin sebanyak 2 orang tewas termasuk seorang balita akibat keracunan saat di klinik Harapan Raya jalan Hangtuah, Pekanbaru. Sementara 9 lainnya dirawat.
(fit)