getting time...

40 Juta Hektare Hutan Indonesia Kritis

Andina Meryani - Okezone
Selasa, 16 Februari 2010 14:33 wib
Hutan Akasia di luar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. (Foto: Greenpeace.org)
Hutan Akasia di luar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. (Foto: Greenpeace.org)

JAKARTA - Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan menyatakan sekira 21 persen hutan Indonesia atau sekira 40 juta hektar masuk dalam kategori kritis.

Sementara itu, kawasan hutan primer yang masih baik keadaannya, sekira 43 juta hektar atau sebesar 24 persen. Jumlah hutan sendiri saat ini mencapai 70 persen wilayah Indonesia atau sekira 180 hektar.

"Yang 45 juta hektar atau sekitar 25 persen, kondisinya separuh bagus separuh jelek. Nah yang 40 juta hektar atau sekitar 21 persen adalah kawasan hutan yang sudah tidak ada hutannya lagi atau hutan kritis. Ini yang habis dijarah bekas HPH (Hak Penguasaan Hutan), habis sudah rusak tidak ada hutannya lagi," ujar Zulkifli seusai Rapat Koordinasi tentang Tata Ruang, di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (16/2/2010).

Dia menegaskan bahwa hutan primer yang tersisa tersebut tidak bisa diganggu, karena untuk kawasan konservasi dan lindung. Sementara untuk konversi, akan dialokasikan pada hutan-hutan yang telah rusak tersebut walaupun tidak seluruhnya.

"Yang primer tak bisa lagi diganggu. Itu termasuk hutan konservasi, lindung. Hutan lindung juga tidak bisa karena untuk serapan air. Kalau mau hutan yang sudah tidak ada pohonnya itu yang dipakai untuk lahan pangan. Tapi itu belum tentu semua," tandasnya.
(hri)

  • a » 0 Tanggapan
    bagus
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indra » 0 Tanggapan
    marilah kita bersama - sama dengan kesadaran..kita hijaukan kembali hutan yang ada........ tanamkan wujud cinta alam pada anak - anak yang masih kecil mulai sekarang................
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.