JAKARTA - Penembak seorang anggota Brimob Polda Papua, diduga adalah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kepolisian hingga kini masih memburu pelaku.
Kadiv Humas Polda Metro Jaya irjen Pol Edward Aritonang menyatakan ada indikasi pelaku adalah anggota OPM.
“Indikasinya begitu, tapi nanti kami akan simpulkan setelah (keterangan) saksi-saksi dikumpulkan,” jelas Edward di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2010)
Edward menandaskan, pihaknya tidak mau berandai-andai dalam kasus ini. Lebih lanjut dia menekankan kepada anggota untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat bertugas atau pun di luar tugas.
“Ke depannya peningkatan kewaspadaan menjadi prioritas, termasuk jika (polisi) bertugas, jangan keluar sendiri. Di tempat umum bisa terjadi juga,” terang Edward.
Briptu Syahrul Mahulau dipastikan ditembak oleh orang yang tak dikenal, dari jarak dekat. Penembakan ini dilakukan saat korban sedang melakukan tugas pengawalan pengisian bahan bakar minyak di salah satu agen minyak di kota Mulia.(ton)
(mbs)