getting time...

Putri Gus Dur Bantah Makam Gus Dur Miliaran Rupiah

Thomas Joko - Okezone
Rabu, 17 Februari 2010 16:04 wib
Makam Gus Dur.(dok:SI)
Makam Gus Dur.(dok:SI)

SEMARANG - Alissa Qotrunnada Munawarah, putri alm. Gus Dur membantah info yang beredar bahwa makam Gus Dur sangat mewah dan nilainya mencapai miliaran rupiah.
 
"Makam Gus Dur tidak menghabiskan dana miliaran. Itu saya tahu persis.
Karena sampai saat ini pun makam bapak hanya dibatasi dengan tali," tegas Alissa Wahid usai mengikuti Deklarasi Gerakan Pluralisme dan Humanisme Gus Dur di Taman Budaya Raden Saleh Semarang pada Rabu (17/2/2010).
 
Alissa mengatakan memang benar peziarah banyak sekali sampai sekarang masih puluhan bus per hari datang ke Ponpes Tebu Ireng Jombang.
Hal itu membuat kebutuhan khusus dan itu di luar makam. Contohnya lahan parkir dan MCK untuk peziarah.
 
"Problemnya justru di sana sehingga Pemprov Jatim dan Pemda Jombang kemudian mengambil tanggung jawab itu dan akan memperbaiki fasilitas umum bagi peziarah. Itu letaknya di sekitar makam dan pondok. Jadi bukan di luar pondok. Dana miliaran rupiah itu untuk membangun kebutuhan luar," terang Alissa Wahid.
 
Alissa mencontohkan sampai dua minggu jembatan yang menuju ponpes dilewati puluhan bus. Itu menjadikan jembatannya bermasalah.
 
"Karena jembatan itu memang tidak untuk dilewati bus. Itu seharusnya hanya untuk dilewati santri jalan kaki. Tapi sekarang puluhan bus melewati jembatan itu," katanya.
 
Belum lagi parkiran masjid yang memang tidak ada pengerasan dan hanya tanah lapang biasa. Itu menyebabkan bis harus didorong karena slip ketika hujan.
 
"Itu yang direspon Pemprov Jatim. Jadi bukan makam. Makamnya tidak ada perubahan," ucap Alissa.
 
Namun dia membenarkan dugaan bahwa dana untuk pembangunan fasilitas bagi peziarah itu memang nilainya mencapai miliaran rupiah.
 
"Ya kalau saya duga memang miliaran. Karena saat pondok melakukan pengerasan lahan dalam sudah butuh hampir ratusan juta. Itu hanya untuk parkiran dalam rangka memperingati 40 hari wafat Gus Dur," jelas Anissa.
 
Dia mengatakan hal itu memang sudah merupakan konsekuensi yang harus ditanggung untuk membangun fasilitas umum bagi peziarah yang akan menghormati Gus Dur.

(fit)