JAKARTA - Mabes Polri menilai perlunya sistem keamanan terpadu di wilayah perbatasan dengan negara tetangga. Hal tersebut mengingat bahwa Indonesia adalah negara kepulauan.
“Perlu ada penanganan secara komprehensif, terutama di daerah terpencil dan berpenduduk," kata Kepala Badan Pembinaan dan Keamanan
(Kababinkam) Komisaris Jenderal Polisi Iman Hariyatna saat dihubungi melalui telepon oleh wartawan di Jakarta, Kamis (18/2/2010).
Jenderal bintang tiga tersebut mengaku, angka kejahatan di wilayah perbatasan masih relatif tinggi. "Pulau-pulau yang berbatasan langsung dengan perairan sangat berpotensi terhadap kerawanan,” sambungnya.
Salah satu pemicunya adalah karena tidak sebandingnya jumlah personel keamanan di daerah perbatasan dengan jumlah penduduk serta luas wilayah. Karena itu, perlu ada peningkatan dan penambahan personel dan kantor polisi serta sarana dan prasarana yang memadai.
Untuk menyiasati hal itu, sambungnya, Polri saat ini telah mengajukan pengadaan 13 kapal patroli guna mengamankan pulau terluar di Indonesia. “Idealnya untuk pengamanan dibutuhkan 300 unit kapal,” pungkasnya.
(ful)