BANDUNG - Warga Jalan Sasakgantung 7 RT 1/RW 6 Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong dihebohkan dengan penemuan seekor ular besar sepanjang 4,5 meter, Jumat (19/2/2010) pagi.
Ular jenis sanca tersebut ditemukan di dalam lubang dekat rumah panggung yang biasa dijadikan tempat berkumpul para pemuda setempat.
Ular tersebut pertama kali ditemukan dua orang kuli bangunan Ade dan Amin sekira pukul 08.00 WIB pagi. Lantaran sulit diangkat dari lubang, keduanya lantas meminta bantuan warga. Bersama 6 orang warga lainnya, Ade dan Amin pun berusaha mengangkat ular tersebut. Baru sekitar pukul 09.30 WIB, mereka berhasil membawa keluar ular itu dari lubang.
“Awalnya mereka melihat ular besar di lubang. Dibantu warga lainnya, ular itu pun berhasil diangkat dari lubang jam setengah sepuluh,” kata Endang (40), seorang warga yang ikut mengangkat ular sanca tersebut.
Menurut Endang, saat diangkat dari lubang, ular itu sama sekali tidak melawan. Begitu berhasil diangkat, ular seberat sekitar 20 kilogram dibawa ke tempat matrial, 200 meter dari lokasi penemuan. “Di sana, ular itu kemudian diukur. Setelah diukur, panjangnya mencapai 4,5 meter,” kata Endang.
Endang mengatakan, kemungkinan ular tersebut berasal dari kawasan Lembang dan terbawa arus hingga Sungai Cikapundung, yang melintas di permukiman warga. Sebelumnya, kata dia, warga memang sering menemukan ular di Sungai Cikapundung, namun ukurannya masih kecil.
“Baru sekarang kita menemukan ular besar dengan panjang 4,5 meter. Sebelumnya, warga juga sempat menemukan ular, namun ukurannya masih kecil,” kata Endang.
Setelah sempat dibawa ke matrial, ular tersebut dibawa kembali ke dekat sungai. Agar tidak berkeliaran, warga menutupinya dengan kurungan ayam.
(teb)