JAKARTA - Para konservasionis mendapat kabar bahagia sekaligus membanggakan nama Tanah Air. Karena usaha mereka untuk menyelamatkan badak Sumatra yang hampir punah menemukan titik terang. Badak betina bernama Ratu yang diasuh di penangkaran akhirnya positif hamil.
"Kami sangat senang ketika mengetahui bahwa ultrasound mendeteksi adanya janin dalam rahim Ratu," ujar Ketua Yayasan Badak Indonesia Widodo Ramono, yang juga tengah mengembangkan program pembiakan bersama International Rhino Foundation (IRF) dan Kebun Binatang Cincinnati.
Kehamilan tersebut diketahui berdasarkan hasil tes kehamilan terhadap badak berusia delapan tahun itu, Selasa 16 Februari kemarin. Kehamilan Ratu tersebut merupakan hasil dari perkawinannya dengan Andalas.
Tidak hanya menjadi kebanggaan pihak koservasi, kehamilan Ratu menjadi perhatian dunia. “Kehamilan itupun merupakan yang pertama kalinya setelah 112 tahun silam,” ujar para peneliti asing, seperti dikutip AFP Jumat (19/2/2010).
Awalnya, Ramono mengaku pesimistis bahwa badak-badak di penangkaran tersebut bisa berkembang biak. Pasalnya, baik badak jantan maupun betina bersikap acuh tak acuh satu sama lainnya, termasuk Andalas. Menurutnya, Andalas termasuk badak yang agresif dan tidak ramah terhadap badak betina. Namun, akhirnya Andalas jatuh hati pada Ratu.
Jika semuanya berjalan dengan lancar, diperkirakan Ratu akan melahirkan pada Mei 2011. Kelahiran tersebut merupakan yang pertama bagi penangkaran itu.
Hewan bercula dua dan termasuk badak berbulu ini termasuk hewan langka yang terancam punah. Badak tersebut kini hanya tersisa sekira 200 ekor di dunia. “Sekira 180 ekor di antaranya, berada di hutan Sumatra, sedangkan sisanya berada di wilayah Malaysia,” ujar Ramono.
Sekadar diketahui, kedua hewan tersebut bertemu tahun lalu di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, Sumatra Selatan, dua tahun setelah Andalas dibawa kembali dari Amerika Serikat untuk program penangkaran.
Andalas terlahir pada 13 September 2001 di Kebun Binatang Cincinnati. Sementara Ratu diselamatkan pada 2005, ketika ia hendak dibunuh oleh penduduk setempat karena dikira mahluk mistis.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.