getting time...

Puisi untuk Gus Dur di Perayaan Imlek Nasional

Amirul Hasan - Okezone
Sabtu, 20 Februari 2010 16:14 wib
Gus Dur (Foto: Koran SI)
Gus Dur (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid mendapatkan tempat khusus di hati warga Tionghoa Indonesia.
 
Di masa pemerintahannya, warga Tionghoa bisa mengekspresikan keberadaannya dengan keluarnya Keppres Nomor 6/2000 tentang pengakuan agama ini. Sejak itu perayaan Tahun Baru Imlek digelar secara terbuka. Pada perayaan Imlek nasional tahun ini, warga Tionghoa akan diingatkan dengan jasa-jasa Gus Dur melalui sebuah puisi.

Sebelum acara dimulai, slide yang menayangkan foto Gus Dur berkali-kali diputar. Berikut cuplikan puisi yang berjudul "Selamat Beristirahat Gus, Semoga Sampeyan Tidak Melupakan Kami."

Gus,
Sudah 53 hari sampeyan pulang ke rumah Gusti Yang Maha Sempurna Maha Hangat, Maha Murah Senyum, Maha Welas Asih, dan Maha Bijaksana....

Kami berharap Gus,
Semoga sampeyan kerasan,
Damai, nyaman, tenteram,
Dan beristirahat dengan tenang...

Puisi dengan panjang 13 bait ini mengajak semua untuk mengenang jasa, tingkah laku dan sepak terjang mantan Ketua Umum PBNU ini.

Gus,
Selamat beristirahat
Kini saatnya sampeyan hidup sejahtera
Di samping Gusti junjungan kita.
(ram)

  • asminin » 0 Tanggapan
    Gus....sampean pantas dpt sorga.krn tuhan sgt mencintai orng2 yg berjiwa sprt mu.walau aku tdk pny hak surga tp ku slalu doa smga TUHAN Rela sampean msk surgaNYA
    Beri Tanggapan Laporkan
  • DOITS » 0 Tanggapan
    sudah selayaknya tokoh seperti Gus Dur mendapatkan tempat di hati yang dalam dan tak tergantikan...kebesaran jiwanya dalam menegakkan demokrasi dan pluralisme adalah bukti nyata beliau tokoh besar yg dimiliki bangsa ini...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.