getting time...

Kenang Prabangsa, Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama

Rohmat - Okezone
Minggu, 21 Februari 2010 00:34 wib

DENPASAR - Mengenang setahun kematian wartawan Radar Bali yang tewas dibunuh 11 Februari  2009 lalu, AA Narendra Prabangsa, puluhan wartawan Bali menggelar doa bersama sekaligus ucapan rasa syukur atas terungkapnya kasus tersebut.

"Ini momentum bagi kita semua para jurnalis di Bali, meski almarhum secara administratif merupakan wartawan kami, namun menjadi telah bagian dari jurnalis umumnya yang akan terus memperjuangkan kebenaran universal" ujar Direktur Radar Bali, Justin Herman dalam acara mengenang Prabangsa yang di gelar di areal parkir Harian Radar Bali, di jalan Cokroaminoto, Denpasar, Sabtu (20/02/2010).

Dalam kesempatan itu, para kolega Prabangsa memberikan testimoni mengenang perjuangan bersama bapak dua anak itu semasa hidup.

Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya mengaku, kerap bersama-sama almarhum dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. "Akibat tulisan-tulisan almarhum, membuat dirinya harus bersitegang gara-gara pemberitaan keras ketika anggota DPRD Bali plesiran ke Bali. Alamrhum bilang, karena saya telah melanggar komitmen untuk tidak pergi ke luar negeri dengan uang rakyat sehingga terpaksa dia tulis," kenang Arjaya.

Dalam acara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Gede Sugianyar juga memberikan sambutan. Dia  bercerita saat dirinya baru saja bertugas di Bali, langsung dihadiahi kasus pembunuhan Prabangsa.

"Kasus ini menjadi pembelajaran kita bersama tentang risiko profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya, karena itu kami  pun bertekad untuk mengawal kasus ini mengungkap pelakunya," kata mantan Kapolresta Balikpapan ini. 

Sementara itu, Ketua AJI Denpasar, Rofiqi Hasan menyatakan, kasus Prbangsa hendaknya dijadikan media untuk introspeksi bagi para jurnalis di Bali untuk bisa meningkatkan profesionalisme kerja.

"Kami harapkan kasus ini, tidak mengendurkan semangat kawan-kawan jurnalis di Bali untuk berpihak pada kebenaran dan menjaga independensi dan idealismenya guna memperjuangkan kepentingan publik," harap Rofiqi.

Acara doa bersama sendiri dipimpin I Gusti Ngurah Mendra dari PHDI Bali yang mengajak para hadirin semua untuk mendoakan almarhum Prabangsa agar diterima disisi-Nya. Serta agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketegaran dalam menghadapi cobaan berat itu.

Dalam acara tersebut hadir juga para tokoh jurnalis Bali dan berbagai organisasi kewartawanan seperti AJI dan PWI serta aktivis LSM. Juga hadir mantan wartawan yang kini menjadi anggota KPU, I Gusti Putu Artha, serta istri almarhum, Sagung Prihantini dan kedua anaknya.(bul)





(hri)