getting time...

SPSI Desak Pemerintah Negoisasi Ulang ACFTA

Jum'at, 26 Februari 2010 02:01 wib
Demo tolak ACFTA (Foto: Koran SI)
Demo tolak ACFTA (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mendesak pemerintah melakukan negoisasi ulang terhadap kesepakatan ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA).  
Pjs Ketua Umum DPP SPSI Matias Tombing mengatakan, pemberlakuan perjanjian tersebut sangat merugikan kaum buruh. Bahkan, pihaknya memprediksi akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal karena banyak unit usaha gulung tikar.
 
"Buruh menuntut untuk dihapuskannya ACFTA pada tahun ini, jika tidak memungkinkan kami minta untuk ditunda pemberlakuannya," kata Matias Tombing di Jakarta, Kamis (25/2/2010).
 
Menurut dia, masuknya produk China sangat berpengaruh terhadap pasar dalam negeri. Selain harganya lebih murah, produk China lebih berkualitas. Dia mengungkapkan, ACFTA baru bisa dilakukan jika produksi dalam negeri dibenahi agar mampu bersaing.
 
“Tapi sejak perjanjian itu ditandatangani hampir tak ada upaya maksimal dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri,” ungkapnya.

(muh sahlan/Koran SI/ram)