BANYUASIN - Bencana banjir masih terus terjadi di Sumatera Selatan. Di Banyuasin, ribuan rumah di Desa Lebung terendam banjir lebih dari 4 meter.
Indikatornya tempat tinggal warga setempat tetap terendam air meski rumah panggungnya menggunakan tiang setinggi empat meter.
Banjir dipicu hujan deras yang terjadi sejak sepekan terakhir. Sehingga mengakibatkan air Sungai Musi meluap dan menggenangi rumah warga Desa Lebung. Air luapan sungai Musi yang merendam permukiman ini ketinggiannya semakin naik karena mendapat limpahan air juga dari Sungai Muara Kelingi di Kabupaten Musi Rawas.
Hingga kini, para korban banjir masih memilih bertahan dengan membuat balai-balai. Warga setempat mengaku beberapa perabotan miliknya hanyut terbawa arus air. Seorang korban banjir bernama Uliati dan keluarganya bahkan rela berbagi tempat dengan ayam kampung peliharaan mereka di dalam rumah.
“Untuk makan dan minum sehari-hari kami menggunakan air sungai ini. Kami tidak ada air bersih. Sebenarnya khawatir juga terserang diare, tapi mau bagaimana lagi. Sampai sekarang belum ada bantuan air bersih dari pemerintah,” ujarnya.
Selain menggenangi permukiman warga Desa Lebung, banjir juga menerjang ribuan hektare lahan kebun karet, kelapa sawit, dan persawahan. Kini, para korban banjir dibayangi ancaman kesulitan pangan karena tidak ada suplai dari wilayah lain.
Selain di Banyuasin, banjir juga melanda sejumlah kabupaten lain di Sumatera Selatan. Di antaranya Musi Banyuasin, Musi Rawas, Oku Timur, Oku Selatan, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Palembang.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.