KUDUS - Sugiyono (55), warga Desa Jojo RT 01/ RW 04, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tewas terbunuh di warung istrinya pada Jumat pagi sekira pukul 08.30 WIB.
Korban sempat dilarikan ke RS Mardi Rahayu Kudus, namun nyawanya tidak terselematkan. Sedangkan, pelaku pembunuhan Sunardi (29), yang juga masih kerabat korban ditangkap aparat Polsek Mejobo, Jumat (26/2/2010).
Kejadian ini berawal saat korban tengah membantu menggoreng makanan kecil di warung istrinya, Tutik (45). Tidak lama berselang pelaku datang ke warung. Tidak ada kecurigaan yang dirasakan korban maupun istrinya. Tiba-tiba pelaku mendekati korban dan langsung menusukkan pisau sepanjang 30 cm ke bagian punggung korban.
Korban yang tidak sempat melakukan perlawanan langsung terkapar di lantai warung dengan berlumuran darah. Melihat kejadian ini, istri korban menjerit-jerit dan lari mencari pertolongan. Sontak, warga yang berada di sekitar lokasi langsung mendekat dan menangkap pelaku yang berusaha melarikan diri.
Warga segera membawa tubuh korban ke RS Mardi Rahayu. Meskipun sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawa korban tidak terselematkan. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan korban mengalami luka sepanjang 5 cm, lebar 1 cm, dengan kedalaman sekira 15 cm.
Penyebab kematian korban karena tusukan tersebut melukai jantung. Korban langsung dibawa pulang dan dimakamkan di pemakaman desa setempat pukul 16.30 WIB kemarin.
Kepala Desa Jojo Sakuad Subur mengungkapkan, sebenarnya antara pelaku dan korban masih ada hubungan saudara. Dia juga mengatakan jika pelaku gangguan jiwa.
”Dia sering mengamuk dan membahayakan keselamatan warga sekitarnya. Hanya saja, kalau dia sedang kumat biasanya berteriak-teriak tanpa sebab. Namun, saya tidak tahu kok tadi langsung menusuk Sugiyono,” kata Subur.
(Sundoyo Hardi/Koran SI/kem)