Bocah Tenggelam di Pintu Air Pusat Grosir Cililitan

Sabtu, 27 Februari 2010 15:01 wib
Tenggelam.(ilustrasi:ist)
Tenggelam.(ilustrasi:ist)

 JAKARTA - Seorang bocah jalanan, Rio (8), terpleset ke dalam pintu air depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat malam. Jasad anak yang dikenal sebagai pengamen di kawasan itu hingga siang ini masih dalam pencarian.
 
Menurut warga sekitar, peristiwa ini berawal saat korban tengah mengumpulkan plastik bekas minuman kemasan di sekitar pintu air saluran tersebut. Saluran ini merupakan penghubung dari air dari Kali Cipinang, lalu ke saluran air di PGC lalu tembus ke kawasan Cawang dan selanjutnya dibawa ke Kali Ciliwung.
 
"Saat kejadian air di saluran itu memang cukup tinggi, arusnya juga cukup deras," ungkap Hanna warga Gang Haji Liman, RT5/RW5, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (27/2/2010).
 
Rio menurutnya anak asuh dari Aliya tetangga Hanna. Setelah dicari sejak kemarin malam namun belum berhasil didapat. "Anak itu memang sering tidur di mana-mana," ungkap Hanna. Lebih lanjut, kalau sudah keluar mengamen bisa dari sampai malam.
 
Komandan Pleton Sudin Damkar Jakarta Timur Muharram menjelaskan pihaknya kesulitan melakukan pencarian. Pasalnya ditempat tersebut banyak terdapat sampah-sampah. "Kemungkinan masuk kedalam gorong-gorong bersama sampah," ungkapnya tadi di lokasi pencarian.
 
Saluran air yang berada dibawah jalan perempatan PGC kondisinya selebar 2,5 m dengan tinggi 3 m. Seluruh terowongan itu berisi sampah, sehingga sedikit kemungkinan hanyut. Pencarian masih akan dilanjutkan lagi setelah petugas beristirahat.
 
Secara manual pencarian dilakukan mengangkut sampah terlebih dahulu. Selain dari Sudin Damkar Jakarta Timur, pencarian juga dibantu Satpol PP, Tagana (tanggap bencana), serta masyarakat umum yang jadi relawan.

(Isfari Hikmat/Koran SI/fit)