YOGYAKARTA - Kasus Infeksi Menular Seksual (IMS) khususnya HIV/AIDS di RS dr Sardjito menunjukkan angka peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, penyakit tersebut kebanyakan menyerang ibu rumah tangga yang kebetulan suaminya juga mengidap akibat narkoba.
“Jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun khususnya perempuan. Ibu rumah tangga dan monogami," papar Ketua 1 Annual Scientific Meeting (ASM) Fakultas Kedokteran UGM yang juga dokter spesialis penyakit dalam RS dr Sardjito dr Yanri Wijayanti S, Ph.d, Sp.PD, Senin (1/3/2010).
Yanri menyebutkan di tahun 2007 terdapat 87 pasien HIV/AIDS, kemudian tahun 2008 menjadi 95 pasien, dan tahun 2009 lalu naik menjadi 115 orang pasien. Dari jumlah itu yang mendapatkan terapi antiretroviral virus (ARV) berjumlah 170 orang.
“Kita bahkan sempat kesulitan untuk mengatur ruangannya akibat jumlahnya yang naik ini," paparnya.
Ditambahkan Yanri, secara nasional kasus infeksi HIV/AIDS setiap tahunnya juga meningkat. Data terakhir di tahun 2009 silam saja telah mencapai 19.973 orang penderita. Selain HIV/AIDS, penyakit dermatologi tropis atau infeksi kulit hampir sama juga menunjukkan peningkatan.
Dicontohkan seperti lepra, meskipun sudah dilakukan eliminasi namun masih ada kecenderungan peningkatan prevalensi dari 0,86/10.000 penduduk di tahun 2000, menjadi 1,05/10.000 penduduk di tahun 2007 dengan proporsi kecacatan derajat ll mencapai 8,8%.
“Banyaknya kasus IMS (HIV/AIDS) serta dermatologi tropis kian menjadi tantangan bagi para dokter dan tenaga kesehatan,” ujar Yanri.
Kasus-kasus IMS serta Deramatologi tropis ini nantinya juga akan dibahas oleh para pakar di bidang kesehatan dalam forum ASM yang digelar 4-6 Maret 2010 di fakultas Kedokteran UGM.
(Satria Nugraha/Trijaya/fit)