JAKARTA - Perseteruan antara Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana, Andi Arief dengan politisi asal PKS, Muhammad Misbakhun nampaknya semakin memanas.
Setelah dua-duanya melapor ke polisi, Andi Arief meminta PKS untuk menonaktifkan anggota DPR asal Pasuruan ini. Misbakhun pun menyerang balik, justru Andi Arief yang musti mundur karena pernyataanya sudah dibantah oleh Direktur Utama Bank Mutiara.
”Loh semestinya Andi Arief yang nonaktif. Kan sudah dinyatakan oleh Dirut Bank Mutiara (L/C) tidak fiktif,” kata Misbakhun menanggapi desakan mundur dari Andi Arief, Rabu (3/3/2010).
Menurut Misbakhun, saat ini kredibilitas Andi Arief sudah jatuh karena tuduhannya sudah dibantah melalui konfirmasi Direktur Utama Bank Mutiara Maryono.
Mengenai perusahaannya, PT Selalang Prima Internasional, Misbakhun menilai tidak ada urgensinya untuk menjelaskan kepada publik karena perusahaan itu tidak go public.
“Saya punya bisnis, apa salah,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Andi Arief melaporkan Misbakhun ke polisi karena diduga memiliki letter of credit (L/C) fiktif Bank Century. Tak mau kalah, inisiator Angket Century ini melapor balik Andi Arief dengan delik pencemaran nama baik.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.