BEKASI - Amarah yang sudah memuncak hingga ke ubun-ubun menggelapkan mata Yumi (25). Kesal dengan Anisa, sang istri, karena tak mengikuti perintahnya, Yumi nekat menganiaya mertuanya yang tengah terlelap.
Yumi marah karena Nisa tidak menghiraukan perintah suaminya agar berhenti bekerja sebagai karyawati di salah satu tempat permainan Biliar.
Akibatnya, pasangan Saad (40) dan Uwang (40) yang tinggal di Jalan Sayum, Kampung Kandang, Desa Suka Karya, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi ini harus dirawat itensif di Rumah Sakit Hosana Cikarang, Kabupaten Bekasi lantaran menderita luka tusuk di sekujur tubuhnya.
Kedua korban mengalami luka di bagian lengan kiri, lengan kanan dan empat luka tusuk di bagian pungung. Sementara istri pelaku hanya mengalami luka di bagian jari tangan.
“Rumah dalam keadaan gelap, dia (pelaku) masuk dari belakang,” ujar Uwang di RS Hosana, Cikarang, Bekasi, Rabu (3/3/2010).
Menurut pengakuan Anisa, dia tetap bekerja di biliar, karena penghasilan suaminya tidakmencukupi kebutuhan hidup keluarganya.
Polisi hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kasusnya kini dalam penyelidikan Polsek Cikarang Asih, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
(Tedi Suteja/Global/ded)